Siang & Malam

Siang & Malam

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 26, 2020
Siang dan malam itu adalah sebuah konsonan kalimat yang tidak bisa dipisahkan. Meskipun mereka berada diwaktu dan tempat kemunculan yang berbeyang sama. Begitulah Kafka dan Mello. Meskipun mereka kini didalam waktu dan tempat yang berbedada, namun mereka selalu menjadi sederet kalimat yang selalu diucap, sehingga mereka terkenal dengan nama siang dan malam, meski mereka tak pernah berada didalam satu waktu , namun mereka selalu dikenal sebagai Kafka dan Mello. End
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyesal Telah Menyakitimu
  • REGRET(✅)
  • Berlutut atau Memohon ? : Lakukan Keduanya
  • Bad Wedding ( Lengkap Dreame )
  • Istri Kedua
  • ANNASTASIA
  • Between you and him
  • RadenRatih
  • Teror Dari Arwah Sahabat
  • With You? [TERBIT]

"Aku nggak mau susui bayiku, aku takut dia ketagihan dengan asiku, dan aku mau... mama dan papa mengaku kalau bayi itu adalah anak mama dan papa, anak kandung mama dan papa, dan bayi itu adalah adikku! Bukan anakku!"ucapnya amat tegas, mau tak mau, rela tak rela dan semua ini terjadi karena seorang pria bernama Bian yang sudah menyakitinya sebegitu dalamnya, memanfaatkannya, menipunya dan terakhir... pria itu mengkhianantinya, menduakannya dengan cara menikah lagi.... Jadi, wajar aja kan, Nina yang baru berumur 19 tahun, tak mau repot dan malu, mengaku kalau bayi merah yang baru dia lahirkan adalah anaknya! Tapi, bayi itu adalah adiknya! *** "memang apa yang kamu harapkan,? di cintai, di sukai olehku secara murni? sadar diri, Nina. Kamu hanya gadis kampung yang beruntung dinikahi pria kaya kota sepertiku! Berterimakasihlah pada tubuhmu, berkat dia aku sudi melirik denganmu." Nina hanya diam, tak membalas ucapan Bian, pikirnya tidak usah mengotori mulut untuk membalas ucapan jahat pria itu. Cukup menjauh, menghilang, agar tak melihat pria bajingan itu lagi, itu yang harus dia lakukan. sesegera mungkin!

More details
WpActionLinkContent Guidelines