Puisi & Sajak

Puisi & Sajak

  • WpView
    Reads 1,884
  • WpVote
    Votes 433
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 17, 2020
[SEBAGIAN PUISI DALAM PROSES PENERBITAN] Selamat datang di duniaku. Dunia dalam diriku yang diciptakan Allah. Ini bukan cerita bergendre romantis, fantasi, atau horor yang kalian cari. Ini hanyalah curahan hatiku sendiri, rahasia hati, dan keluhan hati yang aku tuangkan berupa sajak dan puisi. Aku suka senja, sebab segala kenangan suramku ku kubur disitu sampai tak berbekas lagi. Terkadang, rasa yang tidak dapat diungkapkan lewat lisan bisa diungkapkan lewat tulisan. Bukankah keresahan hati bila diceritakan dapat membuat hati kita menjadi tenang? Nah, seperti itulah maksudku selain tujuanku yang ingin berbagi dan memberi seutas pelajaran untuk kalian. "Saat kau mengalami sesuatu, menulislah. Gambarkan kebahagiaan dan keresahan hatimu melalui kata-kata yang mengandung makna dan pelajaran untuk dirimu dan orang lain." Sri Yuniarti Happy Reading!! _________________________________________ Rank📚 #4 Goresan hati 17/8/2020 #9 Karyaku 15/8/2020
All Rights Reserved
#13
goresanhati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • GILANG
  • Selaksa Noktah (END)
  • Indigo Bobrok [SUDAH TERBIT]
  • 𝐒𝐊𝐙 𝐂𝐋𝐀𝐒𝐒 𝟐 || 𝐒𝐭𝐫𝐚𝐲 𝐊𝐢𝐝𝐬 𝐗 𝐘𝐨𝐮 [𝐄𝐍𝐃] ✔
  • Seutas Gelabah
  • BAPER {SELESAI}
  • alunan diksi (sudah Terbit)
  • MY MANJA GIRL [END✔]
  • {PERKATA} Selesai

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines