Ice Cube
  • WpView
    Reads 364
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 11, 2020
Sudah hampir tiga bulan, Bintang, pacar sekaligus tetanggaku, ia meninggal dalam kecelakaan pesawat. Semenjak aku kehilangan Bintang, aku merasa sangat banyak hal yang hilang dari hidupku. Aku ingin meninggalkan tempat ini. Kalau bisa menyusul Bintang. Biar saja aku mati, biar dunia ku dengannya sama. "Iya kalau sama-sama masuk surga. Lah kalo dia masuk surga tapi kamunya masuk neraka, gak jadi hidup bersama deh," terdengar suara seseorang yang tak kukenal. 'Asu! Ini siapa sih? Waktu pembagian mulut pakai filter, dia tidak datang kalik ya,' batinku jengkel. . . . . DON'T PLAGIARIZED MY STORY OR I WILL KICK YOUR BRAIN
All Rights Reserved
#11
icecube
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERBEDAAN
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Angkasa Zeavarra
  • Restu Tuhan
  • My Absurd Ex [END]
  • It HURTS
  • My star
  • My Childish Boyfriend🖤
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • ALGARA [END]
PERBEDAAN

Bintang duduk di samping Claudia. "Emang bener ya kata orang bahwa penyesalan akan datang di akhir. Sekarang gua nyesel Clau, gua baru sadar kalau ternyata selama ini yang gue rasain itu perasaan suka ke lo. Gua minta maaf gua emang cowok brengsek." Claudia tersenyum kecil dengan tatapannya yang kosong. "Gak usah kayak gitu. Kakak bukan cowok brengsek" "Trus?" tanya Bintang sambil menatap Claudia. Claudia tersenyum kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Bintang sehingga membuat mata mereka bertemu. "Ya gak terus-terus. Kalo keterusan, nanti......." Bintang menaikkan sebelah alisnya. "Nanti apa?" "Nanti aku makin jatuh cinta sama kakak" ucap Claudia di iringi dengan sebuah tawa. Bintang tertawa melihat Claudia. Ia tidak menyangka gadis ini memiliki seribu cara agar terlihat bahagia. "Kak" "Apa?" "Kalo suatu saat aku pergi gimana?" _____ Dan hingga pada akhirnya, kita akan berpisah untuk selamanya. Perbedaan ini membuat kita tidak bisa menyatu. Iya, kita berbeda sangat-sangat berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines