ABSTRAK
  • WpView
    Reads 243
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 13, 2020
Sejak 40 hari kematian ibu tirinya. Rumahnya terasa mencekam dan penuh kejanggalan. Jesicca sering merasa ada ular di toiletnya. Seperti mangsa yang ingin mengambil kerhomatannya. Ketika masa lalu mengungkap Jesicca bukan sepenuhnya korban, sebab dalam dirinya pun terdapat sebuah kesalahan... Ditulis oleh nsfauziah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Iblis di Sebelahmu
  • Sekolah di Balik Kabut
  • Dibalik Pintu [Bts Horor]
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)
  • Rumah Biasa : Akhir Datang Lebih Awal
  • Kamuflase
  • [End] Temukan Aku, Nak!
  • Selir [TAMAT]
  • Ibu Susu untuk Bayi Gaib
  • TIANG KEMBAR (DIA BUKAN NENEKKU)

Kami kembar, kembar siam. Jika dilihat secara fisik kami memiliki satu tubuh dengan dua kepala. Ternyata kembar siam belum cukup 'tuk menjadikan kami istimewa. Ada hal lain. Terutama semenjak kedatangan tetangga baru. Dia Rudi, pria jelek bertubuh bongsor. Dia mati. Teror jendela rumah terjadi sejak kematiannya. Anehnya, hanya aku yang dapat merasakan kehadiran teror. Tidak dengan saudara kembarku Azka. Padahal kami selalu bersama. Ingat siapa pun bisa menjadi iblis, siapa tahu orang yang di sebelahmu itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines