Cerita Dokter Muda

Cerita Dokter Muda

  • WpView
    Reads 7,076
  • WpVote
    Votes 380
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 1, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Halo, namaku Angga biasa dipanggil Angga. Seorang anak muda yang biasa-biasa saja yang mengira hidupnya tidak akan ada yg spesial. Pemikiran itu tidak ada salahnya, sampai akhirnya aku melanjutkan ke pendidikan kedokteran. Banyak hal yang ngga pernah ku bayangkan, terjadi di hidupku. Ini adalah cerita singkat pengalamanku menjadi dokter muda di rumah sakit selama 2 tahun. Dokter muda/coas adalah panggilan kepada orang yang sedang dalam pendidikan profesi untuk fakultas kedokteran. Semoga cerita ini menghibur dan menginspirasi. Sudut pandang berceritanya sih kaya orang lagi curhat ke temen ya. Kalo cocok sama ceritanya, siapa tau kita cocok berteman betulan 🤪 Mohon maaf apabila anda merasa penulisan saya tidak rapi dan cenderung asal-asalan. Percaya lah, saya selalu belajar untuk upgrade ilmu dalam penulisan 😂 Kumpulan vocabulary - stase = bidang ilmu kedokteran (co) stase bedah = bidang bedah - nurse station = meja perawat (isinya ada perawat, dokter, bahkan bidan) - handscoon = sarung tangan latex - aplusan = memberikan informasi tentang shift jaga kepada kelompok yang melanjutkan shift jaga - bangsal = ruang rawat inap - follow up = up date kondisi pasien terikini - DM = singkatan dari "Dokter Muda" - GDS = singkatan dari "Gula Darah Sewaktu"
All Rights Reserved
#177
koas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Sepertiga Malam Adinda & Angkasa
  • Hai, Pak Dokter! (TELAH TERBIT)
  • accident
  • Dokter Are you Crazy? (Proses Revisi)
  • 5 Criteria To Be My Boyfriend
  • Primum, Non Nocere (First, Do No Harm)
  • COASS COOPERATE 2.0 [ProduceX101 Ver]
  • Jurnal Dokter Muda

Siap! Aku bikin versi yang lebih gokil, penuh lawakan, dan bikin penasaran banget: "JATUH GAK CUMAN SEKALI" Zea cuma pengen sekolah dengan tenang. Tapi, hidup? Ah, dia kayak sinyal WiFi di dalam hutan nggak pernah stabil. Seminggu sebelum MPLS, Zea jatuh dari motor. Hasilnya? Badan lecet-lecet, jalan pincang kayak robot yang kehabisan baterai. Tapi semangat Zea? Tetap nyala, walau kakinya bilang, "Tolong, kasih aku istirahat dong!" Dengan gaya jalan ala zombie setengah patah itu, dia berangkat ke sekolah. Eh, siapa sangka? Itu baru babak pembuka dari drama kehidupan ala Zea. Mulai dari dipanggil "Pincang" oleh Gavin, cowok OSIS yang ngeselin tapi entah kenapa bikin Zea pengen ngelempar sepatu eh, tapi sepatu lagi di kaki yang pincang, jadi nggak bisa. Trus, dia nyasar ke UKS dan ketemu Rafael, kakak kelas yang gantengnya level dewa, sopannya level malaikat, bikin Zea hampir lupa kalau kakinya masih sakit. Drama makin kencang! Ada Acel, si jenius yang bablas soal cinta katanya paham, tapi prakteknya? Duh, bikin kita ketawa sampe perut keram. Terus Alenna, kakak sirkel yang super dewasa dia satu-satunya yang kayak alarm darurat kalau semuanya mulai kacau. Dan Arlan, cowok yang lebih sering nongkrong sama Gavin daripada ngurusin dirinya sendiri. Jadi, hidup SMA itu bukan cuma soal ngerjain PR, nilai, atau guru killer yang galak. Tapi soal patah hati yang nggak keliatan, tawa yang pecah-pecah, dan sahabat yang kadang lebih bikin pusing daripada pelajaran matematika. Pelajaran paling penting buat Zea? Ternyata yang paling bahaya bukan luka di kaki yang bikin jalan pincang. Tapi luka di hati yang datang tanpa peringatan dan itu jauh lebih nyesek daripada jatuh dari motor.

More details
WpActionLinkContent Guidelines