Simple Shimphony : Me and My Bro's

Simple Shimphony : Me and My Bro's

  • WpView
    LECTURES 3,975
  • WpVote
    Votes 143
  • WpPart
    Chapitres 12
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., janv. 20, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Memiliki lima saudara memang mengesankan. Selain tak akan merasa kesepian, juga bisa digunakan untuk melatih kesabaran. Apalagi jika kelimanya memiliki karakter yang berbeda-beda, Ryan yang care dan meledak-ledak, Arga yang sarkas dan terlalu datar, Darren yang soft dan pengertian, Damian yang absurd, Ken yang imut dengan gigi kelincinya, Serta Nana yang seringkali dibuat pusing oleh kelima saudaranya. Jika keenam insan itu disatukan, jangan harap suasana rumah menjadi tenang dan damai. Karena setiap menitnya, hanya ada kegaduhan yang bisa terdengar bahkan dalam radius limapuluh meter jauhnya. Entah karena pertengkaran sepele, hingga merebutkan waktu bersama sang adik bungsu, Nana. Meski demikian, mereka memiliki satu prinsip dan kekompakan yang sama dalam suatu hal, "Kita itu saudara. Apapun yang terjadi, kita akan hadapi semua bersama" Silahkan mampir~~
Tous Droits Réservés
#341
brothers
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My Sick Twins! || LHC NJM
  • Love That Was Never Expressed Directly (TERBIT)
  • Arthar Kavindra
  • CHAOS PREMIUM!
  • SHIVA
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Silent Phase [END]
  • Kisah Razen [COMPLETE] ✔
  • Lima Pandhawa [END]

"Kisah tentang mereka yang sama-sama terluka, hingga satu diantaranya memilih untuk menyerah." Hanan dan Naren memiliki kisahnya sendiri, menjadi anak yang terlahir kembar dalam satu rahim yang sama bukan berarti harus memiliki takdir yang sama juga bukan? Ini kisah tentang Hanan, tentang seberapa dituntut dirinya oleh keluarganya sendiri, sosok yang harus selalu menjadi sempurna dimata semua orang. Juga tentang Naren, tentang seberapa tak berguna dirinya, sosok yang kehadirannya bahkan tak pernah dianggap ada. Masing-masing dari mereka menyimpan lukanya sendiri, hingga pada akhirnya, satu diantara mereka, memilih untuk menyerah.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu