creepypasta jnova psycho

creepypasta jnova psycho

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2020
Bukankah itu indah? Ketika teriakan ditengah malam terdengar.. ketika bisikan menghembus bersamaan dengan dinginnya angin malam.. ataukah ketika benci lebih mendominasi dibanding cinta. Bukankah yang menyeramkan itu ketika kau jatuh cinta bukannya ketika kau membalaskan dendam, ohh sungguh ketika dendam terbalaskan itulah kebahagiaan sesungguhnya. Percayalah.. ini hanyalah cerita bodoh yang sempat terlintas dipikiranku, dan ingin kubagikan bersama kalian..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • [2.1] IVANDER [END]
  • "Singgah"
  • The Secret of Ice Girl [Selesai]
  • [Revenge] Confidential 2 (END)
  • Love But Psycho [END]
  • psychologycal
  • Mencintaimu Dalam Diam
  • Step Brother [#1 FHS]
  • The Devil Queen (END)

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines