Burger 2 Ringgit!!!

Burger 2 Ringgit!!!

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2020
HAHAHAHAHA Kami semua tertawa sekencang-kencangnya mendengar penjelasan atau lebih tepat curhatan Rani. Bahkan Nita sampai memegangi perutnya yang mulai kram karena terlalu keras mentertawakan nasib malang yang menimpa Rani. Aku tidak bisa membayangkan kalau tadi yang melayani kami adalah abang "comel" akan seperti apa kelakuan Rani mungkin akan tersenyum manis, menampilkan deretan gigi putihnya selama kami berada di stand burger. Ternyata malam Minggu kali ini ada yang patah hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Possessive Boss
  • Kok Kita Nikah?[END]
  • MY BABY
  • Make a Story With You
  • Your Secret in Our Marriage (END)
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • KELUARGA WIDYAMADJA
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines