Tentangmu Dan Sederet Kenangan

Tentangmu Dan Sederet Kenangan

  • WpView
    Reads 495
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini, bahkan sudah kau akhiri sejak awal. Sejak saat ruang kosong ini perlahan mulai terpenuhi olehmu. Saat itu tangisku pun membucah, entah apa sebabnya. Sebab sebenarnya aku sudah menyadari arti perpisahan itu. Seiring berjalannya waktu, hatiku membandel. Dia tak mau melepasmu. Padahal otak sudah menyuruhnya berkali-kali. Tapi angan, harapan, dan semilir angin terus saja memberi dukungan pada hati. Otak pun kalah. Akhirnya dia menuruti hati. Dengan menggerutu pastinya. Ribuan hari aku bersamamu dalam angan yang sebenarnya otak dan hatiku saling bermusuhan, namun tertutupi oleh senyumku karenamu. Suatu ketika pun bumi basah kuyup oleh buncahan air mataku (lagi dan lagi), karenamu juga. Dan aku masih tetap bertahan hingga Senin berganti Senin, lalu berganti Senin lagi. Banyak cerita tentangmu dalam duniaku. Jika kau tahu dan mau tahu, kau akan menemukan jutaan coretan namamu oleh jemariku, dimana-mana. aku membutuhkan waktu sebanyak mungkin agar aku bisa bersamamu dan bisa benar-benar merelakanmu pergi. Yang kutahu, aku nyaman dan sayang denganmu. Itu saja. Aku akan berdamai dengan kenangan tentangmu. Agar kau bahagia dan aku lebih bahagia lagi. Karena peranmu untukku adalah sebagai yang pernah kuperjuangkan, guru dan cambuk. Lalu peranku untukmu adalah aku tak tahu. Hanya kau dan Tuhan yang tahu. Terima kasih, kau telah menyambutku dengan begitu hangat, walau kadang juga sangat dingin. Maaf, karena aku telah membebanimu dengan semua rasaku. Terima kasih, telah menjadi guru dan cambuk yang mengajariku banyak hal. Maaf, karena aku tak mampu lagi memperjuangkanmu. Semoga kau dan aku bahagia dengan semua rencana Tuhan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RANNA
  • Setelah Langit Berbisik (END)
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • harapan yang pupus
  • DENTING  [Revisi]
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
RANNA

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines