Ia bukan gay, tapi ia juga tidak tertarik dengan makhluk bernama wanita. Karena suatu alasan ia lebih memilih sebuah boneka untuk menghangatkan ranjangnya.
"Siapa kau?"
Ia tidak gila, dan tidak ada yang namanya keajaiban tak masuk akal, lalu bagaimana bisa bonekanya hidup?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
mereka bilang, tidak ada gunanya berkencan kalau ujungnya patah hati.
mereka bilang, tidak ada gunanya menyukai kalau ujungnya menyakiti.
dan mereka bilang, tidak perlu berdekatan kalau ujungnya memakai hati.