Bajak Duka

Bajak Duka

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
WpInfo
Poetry
"Layaknya Koral Putih yang menginginkan Oppenheimer Blue:(" -Hanya kumpulan kata yang terangkai atas duka yang tercipta- *Satu prioritas yang tak diperdulikan oleh si prioritas* (Cukup Dia yang tak peduli, jangan lagi kalian para readers, berkunjunglah walau hanya sebatas melihat meski tak berniat menyimpan. Setidaknya mungkin bisa mengganti sosok mantan yang setia tersimpan sempurna dalam hati) -Tak apa jika hanya ingin bersinggah dalam cerita ini, setidaknya kalian sudah berusaha menyapa walau tak menetap- selamat membaca:)
All Rights Reserved
#418
duka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Can You Give Me One More Chanche
  • KIARA [End]
  • Infinity
  • Luka Lara Luna || END
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • | About You |

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines