DEAR PARIS

DEAR PARIS

  • WpView
    LECTURAS 17,748
  • WpVote
    Votos 2,493
  • WpPart
    Partes 41
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 22, 2022
Baginya, Paris tidaklah seromantis perkataan orang. Tidak seindah dengan yang dilihat orang-orang dan tidak semenyenangkan seperti yang dirasakan orang-orang. Baginya, Paris seperti dia. Terlihat indah, terlihat megah, terlihat romantis, tapi tak banyak yang tahu dibalik kesempurnaan itu menyimpan kisah yang sangat kelam dan tragis. Dari Paris, ia belajar bahwa keromantisan, cinta dan keindahan hanyalah omong kosong. Mereka adalah kesemuan yang nyata
Todos los derechos reservados
#616
dewa
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Beautiful Sunset
  •  kara's love (on going)
  • Karena Salju Tak Selamanya Dingin
  • Walaupun [END]
  • My Love Is Criminal
  • More Than Senior
  • Ketika Aku Mencari Cinta
  • Menyimpan Rasa (END)

DISCLAIMER! (Cerita ini sudah terbit duluan di KaryaKarsa dengan status COMPLETED dan aku membuat works di sini dalam rangka promosi sahaja. ) Aku pernah jatuh cinta padanya, dulu. Tapi, dia adalah suami dan ayah yang baik. Keluarganya harmonis, kisah cintanya adalah legenda di kalangan mahasiswa. Sosoknya sangat kharismatik, aku bahkan yakin bukan satu - satunya wanita yang mencintainya meski tahu ia adalah pria beristri. Kusimpan perasaanku rapat - rapat, namun sial, Alex mengetahuinya. Bertahun - tahun aku terbelenggu dalam perasaan terlarang dan hanya pada Alex aku berani terang - terangan. Terang - terangan cemburu saat ia memberikan senyum hangat untuk perempuan lain, padahal aku bukan istrinya. terang - terangan ngambek ketika ia tidak peka akan maksudku, padahal memang aku bukan siapa - siapa selain mahasiswanya. Kemudian, kami berpisah. Jalan hidup membuat kami tidak pernah bertemu bahkan sekedar untuk berpapasan di jalan. Waktu pun membuatku beranjak dari perasaan senyap itu, aku berkencan dengan beberapa pria kecuali Alex. Tapi dia selalu jadi orang pertama dan terakhir yang selalu membersamaiku di setiap momen. Entah itu momen saat aku putus, galau bahkan kesepian. Alex selalu ada namun kami tidak bisa bersama. Tuhan memang satu, kami yang tidak sama. Aku menjadikan Alex sahabat terdekat meski tahu perasaannya untukku sangatlah gamblang terlihat. Hingga hidup membuatku harus memutuskan untuk menjauh darinya juga. Di sinilah lucunya, berpisah dengan Alex terasa asing namun aku justru kembali bertemu dengannya. Dia, pria kharismatik yang juga adalah suami dan ayah yang baik. Rasa yang dulu pernah ada itu kembali berdegup untuk nama yang sama. Sial, rupanya selama ini aku tidak pernah melupakannya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido