MY REVO

MY REVO

  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2020
.Waduh, Eva selalu repot-repot. Tapi maaf Va bukan gimana-gimana tapi gue udah makan dan alhamdulillahnya masih kenyang". Ucap Revo sembari mengelus perutnya yang rata. "Nggak harus dimakan sekarang kok Vo ntar istirahat juga msih enak". "Ehm...yaudah deh, makasih ya buat tempatnya besok aku kembaliin" "yaudah aku duluan ya". Ucap Eva sambil menyelipkan anak rambutnya ke telinga yang di balas anggukan kecil beberapa kali oleh Revo. Revo tak habis pikir dengan Eva yang selalu memberinya sarapan pagi walau kenyataannya Revo sudah sarapan pagi entah itu kotak makan berisi nasi goring,nasi ayam,nasi rending,roti bakar bahkan salad. Sampai Revo rikuh untuk menerimanya. Keindahan,kesedihan,penyesalan dan Beratus ratus bahkan beribu ribu kata tak cukup untuk menggambarkannya Revo dengan tawa manis dimana jika ia tertawa matanya juga akan ikut tertawa. Cinta yang selalu plin-plan. Dan segala sifat teman mereka yang membuat persahabatan ini entah akan seperti apa. IKUTI KISAH CINTA DAN REVO SEMAKIN BANYAK YANG MEMBACA SEMAKIN CEPAT UP DATE 😆
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY PETERPAN ALEN
  • Promise Me ( END )
  • Don't Talk About Money
  • RadenRatih
  • AMOUR
  • Gula - Gula
  • Perfect uncle ✓
  • [END] A Match Made in Chaos
  • KITA DAN SEMESTA
  • He's My Boy [End]

*** "Ruru!... Mana dot nya Alen!" "Sabar, bocah!!" "Huuaaa... Ruru marahin Alen." "Nangis aja terus.. terus!" *** "Eh, culun! bagi duit!" "Alen gak punya uang, uang nya ada di Ruru." "Gausah banyak alesan, sini!" "Woy! berani sentuh cowo gue, mati Lo semua!" *** "Kok empuk?" "Apanya yang empuk?" "Dada kamu.." *** "Kamu cuma punya aku, sayang." "Alen... Ini bukan kamu, kan?" "Ini aku, sayang." *** Galen, seorang remaja 17 tahun, menderita sindrom Peter Pan sejak usia 10 tahun, sebuah kondisi yang membuatnya bertingkah laku seperti anak kecil. Bukan tanpa sebab-semua bermula dari pengkhianatan ayahnya, yang berselingkuh dengan sahabat ibunya sendiri. Tragedi itu memuncak ketika sang ibu, yang tak mampu menahan rasa sakit, mengakhiri hidupnya di depan mata Galen. Ibu tirinya, yang tak pernah benar-benar menginginkannya, mencari cara untuk menyingkirkannya. Solusinya? Menjodohkan Galen dengan Adara, anak dari seorang temannya yang sedang terlilit utang. Sebagai gantinya, utang keluarga Adara akan dilunasi. Kini, Galen dan Adara dipaksa hidup bersama dan bersekolah di tempat yang sama. Ayah Galen juga berharap Adara bisa mengubah putranya menjadi remaja normal. Namun, bisakah Adara membantu Galen keluar dari dunia kecilnya yang penuh luka? Atau justru pernikahan ini akan membuka kembali trauma yang belum pernah benar-benar sembuh? *** DILARANG KERAS UNTUK PLAGIAT!!! Selamat membaca... Jangan lupa follow 🥰💪 2025'~ IG: @rawithyull Follow untuk melihat visual😘 ****

More details
WpActionLinkContent Guidelines