Misverstand✔

Misverstand✔

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
"Kapan kamu mau ketemu mas dek?" Ucapnya sendu, menatap tubuh ringkih di hadapannya. Berulang kali Baskara memohon berharap Abel segera sadar, berulang kali pula Abel seolah tidak mengindahkannya. Hingga suara kardiograf nyaring membuatnya tak karuan. Dokter dan perawat berlari berdatangan. Hanya satu kalimat lirih terakhir yang mampu didengar Baskara, "Abel minta maaf mas,"
All Rights Reserved
#874
sibling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Profession[End]
  • We're lovers but we're idols(ONRI)
  • STRAIGHT LIFE
  • GOLD
  • CINTANYA CICI(SLOW UPDATE)
  • Takdir Cinta [Completed]
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Perjodohan (Zeesha)
  • Bu Dokter & Bos Besar (GreShan) | END

-Cerita ringan dan enggak berbelit,semoga suka -Belum di Revisi Cut Syifa Azzahra adalah seorang mahasiswi kedokteran yang terpaksa harus berhenti mencapai impiannya dan menjadi guru di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota lalu bagaimana kah pertemuan nya dengan seorang Dokter Muhammad Alzam yang menjadi relawan saat desa yang ia tempati sedang mengalami bencana alam ___ "ya allah , saya tidak punya hak untuk memarahi dokter, saya hanya mengingatkan, saya juga pernah telat tapi tidak marah saat di tegur" zara berjongkok untuk mengikat tali sepatunya yang lepas, dengan mulut tidak hentinya mengoceh "Pokok nya kamu memarahi saya zara! hati saya benar benar sakit" seperti biasa dengan tampang sok sedih dan satu tangan mengelus dada "sekarang apa lagi yang mau kamu lakukan? oh, saya tau, sepertinya kamu mau saya mati dengan tidak memberi saya makan pagi dan siang" zara menghela nafas pelan, mengumpulkan ogsigen, mengumpulkan ogsigen sebanyak banyaknya, rasanya beban hidupnya akan bertambah sekarang. oh tidak melainkan sejak kemarin

More details
WpActionLinkContent Guidelines