We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Quite perfect

Quite perfect

  • WpView
    Reads 746
  • WpVote
    Votes 116
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Merasa bahwa bahagia nya cukup tanpa hadirnya seseorang sebagai pendamping hidupnya. Selalu berfikir bahwa kakaknya akan selalu bersamanya dan tak pernah meninggalkannya. Dan merasa bahwa orang tua nya tidak akan pernah meninggalkannya. Gadis ini berparas cantik manis dengan kulit putih bersih , percampuran indonesia dengan turki. Hidung yg mancung dan alis yg tebal khas orang turki serta bentuk tubuh yg ideal. Sangat cukup untuk membuat laki laki manapun tertarik padanya , tetapi dia seakan tak pernah mau melirik siapapun laki laki yg tertarik padanya dan seakan membuang rasanya jauh-jauh. - - - I hope you enjoy this Story!! Follow bole kali yaa Ig:@tamalady_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • RIVAL [Sudah Terbit]
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Our Story Begins
  • ARKALYA (END)
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • DEPHELINE
  • Ex-boyfriend
  • ALISYA &Alvaro
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines