ALTHA
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
'neng ini rumahnya yang mana?' ucap ojol 'duh bang saya juga gatau, dia cuma ngasih tau nama kompleknya' ucap Aletta 'coba neng telpon, kita udah 3 kali muter muter neng' ucap ojol 'saya turun disini aja deh bang, nanti saya tanya satpam' ucap Aletta 'kenapa ga daritadi nanya satpam neng' ucap ojol Aletta turun dari motornya, saat hendak membayar ada yang membekap mulutnya dan menarik Aletta. 'L-lepas-sinn b-bodoh-h g-gue g-gabbis-sa n-nappas-s' berontak Aletta Orang itu lalu melepas bekapannya. Aletta segera memukul dada orang itu. 'Sakit begok' rintih laki laki itu ' ATHALA' ucap Aletta lalu menoyor Athala ' Goblok, gue belom bayar ojol' ucap Aletta lalu meninggalkan Athala ' Udah gue aja, lo diem disini ya cil' ucap Athala ***
All Rights Reserved
#22
aletta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penuh Luka (On Going)
  • SPOILEDBOY
  • Aku & Kamu Kita
  • Aku Adalah Lukamu
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • Entwined by fate || BXB
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Black Code (Lima)
  • RAKAALENA
  • tentang sebuah rasa

No copas! Cerita ini hanya fiksi, hasil ide saya sendiri! Kisah ini tentang seorang gadis muda yang hidup dengan luka batin yang mendalam akibat ayahnya membiarkan ibunya untuk wanita lain. Luka ini tidak hanya mempengaruhi ibunya, tetapi juga dirinya sendiri. Ia tumbuh dengan perasaan tidak cukup baik, merasa bahwa dirinya tidak cukup berharga di mata ayahnya. Ia harus menghadapi setiap masalah dan ucapan dari ayah nya dan wanita pelakor itu. Namun, di tengah-tengah kesedihan dan kekecewaan, ia berusaha untuk bangkit dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. Melalui perjalanan hidupnya, ia belajar untuk menerima keadaan dan memaafkan ayahnya, meskipun itu tidak mudah. Cerita ini adalah genre perjuangan, kesedihan, dan proses penyembuhan, serta bagaimana seseorang dapat bangkit dari keterpurukan dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. ••• Dengan langkah cepat, Hendra menghampiri Melia yang melihat dirinya datar. "Apa yang kau lakukan, Melia?!" tanya Hendra dengan nada tingginya. Melia melirik pada Rina sebentar yang meringis kesakitan, lalu menatap Ayahnya lagi yang berada di hadapannya. "Ayah punya mata 'kan?" Melia bukan menjawab melainkan memberi pertanyaan. "Aku hanya berlatih melempar benda pada tempatnya kok," lanjutnya lalu melangkah pergi. "Melia!" Penasaran dengan alurnya? baca yok, jangan lupa follow dulu💋

More details
WpActionLinkContent Guidelines