Finito? | KHB✔

Finito? | KHB✔

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Fri, May 8, 2020
˝Bunga plastik ini kan nggak bisa layu. Ini pertanda cintaku ke kamu,Jen. Nggak pernah layu! Meskipun aku udah meninggal,perasaanku masih tetap ada buat kamu. Kayak spidol yang permanen.˝ Finito dalam bahasa Italia berarti selesai. Di cerita ini Bintang percaya bahwa hidupnya tidak benar-benar selesai. Hanya raganya yang mati,bukan roh atau perasaannya. Karena itu saya beri tanda tanya di akhir judul,Bintang masih meragukan kematiannya. Bintang masih ingin melihat orang yang ia sayangi lebih lama lagi. Apakah ia bisa? "°°°°°" || Setiap bab tidak selalu panjang,juga tidak selalu pendek. Tergantung yang dibahas. || Mungkin alurnya maju mundur. || Tokoh disini alami awet muda bukan karena rambut ajaib Rapunzel. || Hargai author dengan votment. Kalau mau follow juga tidak masalah. || Terima kasih chingu~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • BACK TO THE PAST | Kookv
  • °•○ RENJANA ○•° {On Going}
  • 2021|Kyuyosh
  • [end] GIVE LOVE (Harukyu)
  • Untitled
  • I AM YOU || Han Jisung ✔
  • Lalisa
  • ~ ON TRACK ~ [ HARUKYU VER ]☑️

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines