HIJRAHKU BERCADAR

HIJRAHKU BERCADAR

  • WpView
    Reads 421
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2020
Hati tidak selayaknya dipaksakan untuk mencintai seseorang yg tidak dicintai pula. Namun, apa jadinya jika hati sudah menjadi luluh dengan janji manis yg sukar ditepati. Airin ialah sosok wanita cantik dengan hijabnya, pesona kecantikannya tidak bisa menundukan pandangan banyak lelaki padanya justru malah membuat semua mata tertuju untuk terus menatapnya dan meluluhkan hati para ikhwan ajnabi terhadapnya. Hatinya yg kukuh akhirnya runtuh juga ia terjebak dalam kisah percintaan bersama adam yg sudah menjerumuskan hingga larut dalam kemaksiatan dan membuatnya menyesal. Karna penyesalannya itu ia sadar wajah cantiknya bisa menimbulkan banyak fitnah hingga kini memutuskan untuk berhijrah dengan mengenakan cadar. Menurutnya, hidayah tak akan dengan sendiri juga tak bisa ditunggu. Namun kita sendiri yg harus mencari dan datang untuk menjemputnya. Hijrah bukan hanya soal memakai pakaian syar'i yg tertutup tapi juga bagaimana memperbaiki hati, diri, untuk memantaskan cerminan diri. Kpn airin bisa melupakan adam dalam proses hijrahnya? Sudah siapkah ia menghadapi banyak pandangan negatif dari orang sekelilingnya? Semoga termotivasi berhijrah dari cerita ini !! Afwan🙏baru pertama kali nulis..hehe Baca terus yh😉!!!
All Rights Reserved
#767
broken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Lalu, aku ini siapa? [COMPLETE]
  • The Hidden [SUDAH TERBIT]
  • Tasawuf Cinta
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • My Wife Airin's Secret  { END }
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Edelweiss Gugur di Musim Semi
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines