Diary's Hafiza

Diary's Hafiza

  • WpView
    Membaca 50
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 29, 2020
WpInfo
Non-fiksi
Dalam Hidup Penuh warna dengan adanya teman, keluarga, dan pendamping. Akan tetapi berbeda dengan ukhty berparuh baya yang sangat cantik. Dalam islam tidak dianjurkan berhubungan dengan akhwan. "Hidup harus ada rasa Ikhlas dan tak boleh pantang menyerah" ucap Hafiza sembari menepuk sebelah bahu sahabat nya, Aminah Happy Reading!! :)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ustaz Pondok Kepergok Cinlok [COMPLETED]
  • Ijbar [Selesai]
  • ARKHAN (TAMAT)
  • Syahadah Cinta ✔️
  • CAHAYA DARI ALYSSA [Sudah Terbit]
  • Cinta Dalam Istikharah [ SUDAH TERBIT]
  • " Cinta yang di Ridhoi Allah Swt 💕
  • I Love Gus Cuek! [End]
  • Journey Of My Life

PINDAH KE DREAME Persahabatan yang terjalin tidak mampu membongkar rahasia kecil dari salah satu keempatnya. Karena terbungkus senyum kecil mempesona, irit bicara dan tidak peduli saat berpapasan dengan lawan jenis. Intinya menghindari pandangan, takut setan menggoda mendekati dosa. Jauh dari sifat sang teman, akhwat bernama Hilma Siti Fatimah adalah akhwat yang bisa dibilang barbar. Tidak peduli akan gamis yang dipakai, ia terbiasa ala kadarnya. Tidak seperti ketiga temannya yang meperhatikan penampilan, sampai cara berjalan. Semuanya sangat dihindari oleh Hilma. Sampai, Ustaz Hasbi terpancing diam-diam memperhatikan tingkah laku Hilma. Mengapa ada akhwat seperti itu? Di mana berpapasan dengan seorang ikhwan maka akhwat akan cepat merapikan penampilan, sedangkan Hilma sendiri bodoamat. Mau kerudungnya terbalik atau terlihat tidak rapi, ia masih fokus dengan makanan di tangan. Mengapa pewaris Pesantren Al-Fikri sangat ingin lebih jauh lagi mengenal Hilma? Padahal ada banyak akhwat yang menjaga penampilan dan pandangan dengan baik di pondok sana. Bagaimana respon Hilma sendiri tahu Ustaz Hasbi menilai apa yang dia lakukan? Apakah dia akan marah? Atau bahkan memilih keluar dari pondok?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan