Memeluk Sajadah

Memeluk Sajadah

  • WpView
    Reads 1,118
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 11, 2025
Hujan turun perlahan membasahi halaman pesantren kala itu. Safana berjalan cepat dengan mata memerah menahan amarah dan malu yang bercampur menjadi satu. Tangannya gemetar merapikan hijabnya yang sempat tersingkap tanpa sengaja. Ia berhenti tepat di depan Ustad Azam. Lelaki itu terlihat terkejut melihat tatapan penuh kecewa. "Ustad orang pertama yang lihat aurat saya..." suara Safana bergetar, menahan tangis yang sejak tadi sesak di dadanya. "Maka itu nikahi saya." Suasana mendadak sunyi. Bahkan suara hujan seakan ikut berhenti mendengar kalimat itu. Safana menunduk dalam, air matanya jatuh tanpa bisa ditahan. Bukan karena ia mencintai Azam, tetapi karena harga dirinya terasa runtuh saat aurat yang begitu ia jaga justru terlihat oleh seorang lelaki. Azam memejamkan mata sejenak. Rasa bersalah menghantam dadanya. Semua terjadi tanpa sengaja, namun ia tahu luka di hati Safana tidak sesederhana kata maaf. "Bismillah... insyaAllah saya siap menikahimu," ucap Azam pelan namun tegas. Safana terdiam. Dadanya semakin sesak. Entah kenapa jawaban itu justru membuat hidupnya berubah kala itu. Karena sejak kalimat tersebut terucap, bukan hanya tentang pernikahan yang menanti mereka... tetapi juga rahasia, fitnah, dan hati yang perlahan mulai saling jatuh cinta
All Rights Reserved
#644
enemytolovers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lelaki Pilihan Ayah & Lekaki Yg Mengagumi Ku [END]✓✓
  • Akankah Bahagia? (END)
  • Kekasih Impian
  • Dia Istriku
  • DIA ALZEAN [SELESAI]
  • kita berbeda (End)
  • BAHIRA EIMAN
  • | Ulfa Eliza | •End•
  • CEO ITU SUAMIKU

Sebelum baca jangan lupa tinggalin jejak, follow, komen dn share cerita ini ke temen, sahabat, pacar, atau kerabat kalian😊 Trims sudah mampir dicerita aku😊 "Iyh gua sukak sama lu waktu kita pertama kali ketemu ga tau knp rasa nya tu beda mi Tau gua lu mau dikitbah mas reza gua nyesek mi knp ga dari dulu aja sih gua ngungkapin ke elu, nyesel gua mi tpi yaudh lh lu kan nikah sama mas gua jdi gua ga khawatir, gua pengagum rahasia lo bisa dibilang gitu mi, beda banget lh mi rasa nya tpi yaudh lh gua gpp asal lu bahagia gua juga bahagia kok mi" "Saya terima nikahnya dan kawinnya maharani binti rynaldi dgn maskawinnya seperangkat alat shalat tunai" Dengan 1 tarikan nafas ia mampu mengucap kan kata kata itu dgn lantang tegas dan sangat jelas Banyak rintangan, cobaan, org ke 3 dlm pernikahan ini "Gi*a lu yh, mau nyari mati" "Mas, kita udh janji" "Janji apa lgi, saya sudah tidak mau lagi sama kamu, saya udh punya pilihan sendiri" "Tpi mass" "Mending kamu pergi dari kehidupan saya, move on dari saya, jangan ganggu saya lgi" "Mass, nisa ga bisa" "Saya ga perduli, saya sudah abis kesabaran, saya tetap ga mau jangan maksa saya, pahamm!" Cerita ini diambil dari seseorang yg dikagumi oleh 2 lelaki 1 lelaki pilihan ayah Dan 1 lagi adalah cinta pada pandang pertama SELAMAT MEMBACA😊❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines