Call me GOD

Call me GOD

  • WpView
    Odsłon 21
  • WpVote
    Głosy 4
  • WpPart
    Części 5
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pt., maj 15, 2020
WpInfo
Fikcja
Tajemnica
Bukan cerita tentang rasisme fanatisme ataupun keagaamaan . Sebuah cerita tentang pemahaman akan GOD. Pernahkah kalian berfikir apa itu GOD? Bagaimana GOD? Seperti apa GOD? Mengapa GOD dipercayai manusia ada? Apakah kaluan percaya GOD?
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#297
like
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Memories in Moon
  • different religion
  • Ghea & Ran
  • -ᴅɪꜰꜰᴇʀᴇɴᴛ-
  • ketika aku mengenalmu
  • The Problem Love
  • Ketika Tuhan Kita Berbeda [TAMAT]
  • Restu Tuhan
  • Kamu dan Hujan
  • Behind The Book

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści