Dulu, rumah itu penuh tawa. Katrina hidup dalam keluarga yang disebut "keluarga bahagia". Ayah yang hangat, ibu yang periang dan ceria, adik yang manja, semuanya terasa sempurna. Tapi semua berubah sejak gosip kejam itu muncul. Tentang ibunya. Tentang pria lain. Tentang aib yang membuat ayahnya hilang arah. Satu per satu, kebahagiaan di rumah itu pun runtuh. Ayah yang berubah. Ibu yang mulai menangis diam-diam. Adik yang semakin diam, semakin kosong... Sampai pada akhirnya, hanya Katrina yang tersisa. Ibu dan adiknya pergi untuk selamanya. Ayah menghilang tanpa kabar. Dan Katrina-dengan luka yang tak terlihat harus terus hidup. Pindah dari satu rumah ke rumah lain. Diadopsi, lalu ditolak lagi. Tak satu pun dari rumah-rumah itu terasa seperti "pulang". Ini bukan hanya kisah tentang kehilangan, tapi juga tentang perjuangan untuk menemukan arti rumah yang sesungguhnya-meski tak lagi ada tempat untuk pulang.
More details