TERBAYANG-BAYANG

TERBAYANG-BAYANG

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
Hampir disetiap malam aku selalu terbayang-bayang akan wajahmu yang selalu menghantui pikiranku. Akan tetapi waktu terus berjalan. Aku selalu teringat dimana masa-masa yang dulu pernah kita lalui bersama saat susah maupun senang. Aku pernah bermimpi tentangmu yang hidup bersamaku. Dimana kau selalu memperhatikanku. Aku ingin kau tau bahwa aku sedang merindukanmu. Dimanapun kau berada aku ingin selalu melihat tingkah lakumu yang begitu lucu dan ngangenin. Tapi disetiap kedipan mataku aku selalu ingin bersamamu dan terus selalu didekatmu entah itu kapan dan dimanapun kau berada. Kuluangkan waktu untuk menulis seluruh isi curhatan hatiku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • SasuHina - Love Story
  • flashback~
  • my boyfriend oh sehun
  • SasuHina - I Knew I Love You
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • To See You [OngHwang]
  • Sudut Hati
  • MY HEART IS BEATING

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines