Mau&Anu

Mau&Anu

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
• Maulana Putra Arion Laki laki berotak cerdas, banyak yang mengatakan bahwa dirinya tampan, dia juga seorang mahasiswa di salah satu universitas swasta favorit. basa basi bukanlah kebiasaannya, mengapa? Jawabanya, karena dia tidak suka. hidup dikeluarga yang serba mewah tak membuatnya bahagia. "Bahagiaku bukan karena harta" jawabnya sambil menatap serius sang lawan bicara • Mysha Anulika Adistia Hidup sebagai gadis desa biasa membuat dirinya menjadi gadis yang mandiri , waktu senggangnya dia habiskan di kebun teh milik orang tuanya sambil membawa gitar kesayangannya. Gadis yang selalu ceria tidak pernah menampakkan kesedihannya dihadapan semua orang, bukan karena dia tidak punya masalah tetapi karena dirinya selalu bersyukur. Kehidupannya selalu dipenuhi oleh mimpi yang sangat ingin dia raih, yaitu bisa bersekolah di kota. Ternyata tuhan mengabulkan mimpinya untuk bisa bersekolah di kota. "Semoga dengan perjodohan ini, aku bisa membuatmu bahagia" ujarnya sambil tersenyum yang membuat pria dihadapannya terkejut atas pernyataan tersebut
All Rights Reserved
#173
farmasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Resepsi
  • REYNO [COMPLETE]✔
  • ALLAND
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • A R K A N A
  • Goodbye
  • Don't Talk About Money
  • Perjodohan  [ fresha]
  • My Duchess / End

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines