Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Every Now & Then

Every Now & Then

  • WpView
    Membaca 57
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 4, 2020
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Hai, namaku Zax Roguewell. Aku adalah seorang remaja laki-laki yang gemar menonton film dan membaca komik. Kini aku sedang bersantai di kamar sambil membaca komik series kesukaanku yaitu 'Dulu, Sekarang, dan Nanti'. Itu adalah komik berseri paling panjang yang aku punya, aku sangat suka membaca komik tersebut. Di dalam komik tersebut menceritakan tentang seorang penjelajah waktu yang senang dan ambisius dalam menjelajahi waktu dan tempat, lalu beradaptasi dengan sekitar dan mempelajari banyak hal yang baru. Aku suka sekali membaca komik ini. Tapi ada hal yang sangat mengejutkan, ini terjadi beberapa menit yang lalu saat aku meninggalkan komik kesukaanku di kasur untuk mengambil segelas air minum. Saat aku kembali ke kamar dengan segelas air minum di tanganku, aku menemukan sosok yang tak asing di dalam kamarku. Sosok itu berada dekat dengan kasurku, ia berdiri tegak sambil membaca buku komik yang sempat kutinggalkan. Sosok itu membaca komik dengan wajah takjub. Rambut itu.. Pakaian itu.. Semua aksesoris itu... Aku kenal itu... sosok itu sangat familiar... Dia adalah... "Apa masih ada seri kelanjutannya?" Dan di sini adalah awal pertemuanku dengan seorang penjelajah waktu yang akan membawaku pergi kesana dan kemari dengan tujuan tidak jelas.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#2
yay
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Please Continue Protecting Me"IND" END
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)
  • in ROOM
  • °•○ RENJANA ○•° {On Going}
  • Wasted Princess [On Going]
  • Ex or New? [REVISI]
  • Beautiful Sunset
  • Recurring Abyss | Volume 0

*TERJEMAHAN BY GOOGLE TRANSLATE* Author(s) An Zhi Ruo Mian As Peaceful As Slumber 安之若眠 Status in COO 48 chapters (completed) Sinopsis Beberapa tahun yang lalu, kecantikan terikat kursi roda Keluarga Rong yang diceritakan lembut dan rapuh diculik oleh seseorang. Sementara semua orang panik dan membakar kepala mereka mencarinya, hanya satu pria yang bisa menemukannya. Rong Mo dengan hati-hati bertanya kepada pria jangkung dan suram di depannya. "Apakah ... kamu akan terus melindungiku?" Pria itu melirik kakinya yang tidak bisa bergerak dan wajah lembut pucat dan menjawab. "Tidak" "Lalu mengapa Anda menyelamatkan saya?" Dia menunggu lama sebelum dia mendengarnya berkata dengan ringan. "Itu ada di sepanjang jalan." Beberapa tahun yang lalu, Rong Mo berpikir darah pria ini pasti dingin. Hanya beberapa tahun kemudian dia benar-benar menjadi arti sebenarnya dari kata 'pengawal', dan dia akhirnya 'mengalami' kehangatan dan darah panas yang selalu dimiliki tubuhnya. Setelah itu, Rong Mo duduk di kursi rodanya di taman sekolah dan menatap pria yang berpura-pura menjadi pekerja sekolah di kejauhan. Dia mengulurkan tangan padanya dan berkata. "Hei. Kemarilah dan angkat aku. Saya perlu ke kelas. " Nie Feizhan: "...." "Bukankah kamu pengawal saya?" 'Aku hanya pekerja sekolah." Nie Feizhan mengingatkannya. "Aku di sini hanya untuk melakukan pekerjaan kasar." "Kalau begitu pekerja sekolah kasar kasar, datang ke sini dan bawa aku." Setelah itu- "Hei, pengawal di sana, datang ke sini dan bawa aku. Saya ingin tidur. " Nie Feizhan mengambil langkah besar. "Kamu yakin ingin aku membawamu ke kamar?" Rong Mo mundur sedikit. "Apakah kamu tidak suka menggendongku?" Nie Feizhan berhenti dan membungkuk untuk menyapunya dari kursinya. Dia mengatakan melalui gigi yang hampir kertakan. "Aku tidak tahan menjemputmu setiap hari dan memasukkanmu ke dalam sakuku dan kau masih berpikir itu tidak cukup?" ..............................

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan