Story cover for DIARY PAIN by yumawati
DIARY PAIN
  • WpView
    Leituras 166
  • WpVote
    Votos 66
  • WpPart
    Capítulos 5
  • WpView
    Leituras 166
  • WpVote
    Votos 66
  • WpPart
    Capítulos 5
Em andamento, Primeira publicação em abr 27, 2020
inilah akuu...
ARABELLA CLARISSA PUTRI

"raa..jalan yukk yang lain udah nungguinn"
"iya bentar..."

"hee..mau kemana kamuu ha?"
"araa...ma..u pergi..jalan..sama.. te..man"
"kurang ajar kamu..siapa yang ngizinin kamu ha.."
"Auu...sakiit.. maa..ampunn ma..sakiitt"
"Dasar anak kurang ajar kamu.."
"Uda....hh ma...sakiitt....maa..ampun...."
______

Inilah aku yang setiap harinya diperlakukan dengan kejam oleh orang tuaku sendiri..ada apa dengan mereka??salah apa yang telah aku lakukan??

Tidak memiliki teman,sehabat,keluarga bahkan tanda-tanda kehidupan

Aku hanya memiliki sebuah diary yang didalamnya tersimpan beribu bertanyaan dan penderitaan

ADA APA DENGAN ORANG TUA ARABELLA??
ADA APA DIBALIK KEKEJAMAN ITU??
BAGAIMANA KISAH KEHIDUPAN GADIS MENYEDIHKAN ITU??
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar DIARY PAIN à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#18arabella
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Cakra's Last Embrace. | End |, de lvnalnn
51 capítulos Concluída Maduro
Keluarga yang seharusnya saling percaya satu sama lain kini tidak lagi setelah rahasia sang ayah keluar dan membuat kedua kakak beradik ini salah paham. Mengenai kakak nya yang tak mendapat perlakuan adil, justru membuat Cesar kesal dan menganggap keluarga nya sekarang itu palsu. Dia ikut terlibat juga dalam peristiwa kecelakaan dua gadis kembar yang berujung tragis, peristiwa malang itu hanya di ketahui oleh Cakra seorang sang kakak dari Cesar. Terlibat dalam kematian saudara kembar nya Carlos? Tak memungkinkan bagi Cakra bisa mendapatkan satu pun kalimat maaf dari adik nya. Lebih dari belasan tahun Cakra telah menyembunyikan hal ini bahkan keluarga nya dari Cesar. Ketakutan terus menyelimuti, tidak memberitahu nya hanya karena takut jika Cesar akan menuduh yang tidak tidak. "Sebenarnya gue ga ada maksud buat bunuh saudara gue sendiri!." "Ya terus maksud lo gimana?! Siapa yang bunuh kak Carlos kalo bukan lo!." "Ayah! Kalo bukan karena ayah gue ga bakal nyembunyiin masalah segede ini!." "Lo egois, kak." Tidak membaik? Tentu saja, semenjak kejadian itu justru membuat hubungan kedua nya renggang bahkan sang ibu nekat mengakhiri hubungan nya dengan suami nya agar sang anak tidak merasakan kesedihan lagi atas perilaku yang di lakukan sang ayah. "Cara bunda salah." "Nak, bunda hanya ingin yang terbaik." ♪♪♪♪ Menatap langit langit mendung membuat cesar kembali ingat kepada foto yang telah dia temukan di lemari rahasia milik sang ayah yang selalu terkunci selama belasan tahun. Cesar hanya bisa menangis dan menangis saat mengetahui perilaku kejam sang ayah dan juga kakek neneknya kepada kakak nya sendiri. Sungguh ironis, keluarga apakah ini. Sehingga, pembalasan dendam pun telah mencapai puncak yang mengharuskan Cesar harus kehilangan nyawa nya untuk selama lama nya. "Kak, makasih ya?." ♪♪♪♪ "Keluarga palsu." ♪♪♪♪ "Lo penyebab kematian kembaran gue." "Maksud lo?."
ATMA YANG HAMPA , de MoonR130
37 capítulos Em andamento
Cerita seorang gadis yang tak tau arah, tak punya pengarahan dan tak ada yang mengarah kan. Gadis ini punya banyak cerita, namun tak pernah menceritakan nya. Ia selalu menganggap dirinya orang yang bodoh, tak penting, tak tau apa apa, dan banyak kurangnya. Gadis ini tak punya banyak kepercayaan untuk menunjukkan bahwa dirinya hidup. Dia selalu menganggap bahwa dirinya tidak ada yang membutuhkan. Namun suatu ketika takdir telah mengubahnya. Gadis ini lebih menampakkan dirinya di depan banyak orang. Walau kadang rasa tidak percaya diri masih datang. Ia merupakan gadis perasa yang mudah tersinggung. Namun gadis ini selalu mencoba menepis pikiran buruknya tentang orang lain. Tapi ia lupa dengan pikiran buruknya tentang dirinya sendiri. Ia lebih memilih menjaga perasaan orang lain daripada perasaannya sendiri. Gadis ini sedikit trauma dengan kata gagal, dan selalu berfikir ia tak akan pernah berhasil. Nyatanya selama ia hidup, tak pernah ada kata berhasil yang terucap. Kisah seorang gadis dengan nama (MORA PUTRI ALVARENDRA) WARNING: *JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, TEMPAT ATAU ALUR ITU HANYA KETIDAK SENGAJAAN. INI MURNI PEMIKIRAN AUTHOR SENDIRI. JADILAH PEMBACA YANG BIJAK YA, AMBIL HIKMAH NYA DAN BUANG BURUKNYA DARI NOVEL INI*. NOTE: Kalian bisa kasih saran dan kritik di kolom komentar. In Syaa Allah Author akan menerima dengan lapang dada. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam menulis, dan kata kata yang sulit dimengerti jangan bosan menunggu update Bab baru ya. ~SALAMAT MEMBACA, READERS~
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
FILOSOFI RUMAH cover
Cakra's Last Embrace. | End | cover
ATMA YANG HAMPA  cover
About Naskala [on going] cover
Accompany Me - {REVISI} cover
ARIANA ( Lengkap ) cover
Tell Me It's Okay !!! (END✔) cover
Let Me Love You Longer cover
Damira (END) cover

FILOSOFI RUMAH

31 capítulos Concluída

Deskripsi Cerita: Di rumah ini, pagi dimulai dengan teriakan Audy yang protes karena Mas Aksara iseng menyembunyikan kaos kaki sebelahnya. Lalu, diikuti dengan Mbak Anin yang sok bijak tapi selalu kena mental karena dua adiknya terlalu absurd. Ibu? Dia sudah kebal dengan kegilaan anak-anaknya, cukup menghela napas dan berharap rumah tidak berubah jadi arena smackdown. Namun, di balik candaan, keisengan, dan suara gaduh setiap hari, ada sesuatu yang lebih dalam-sebuah perjalanan. Tentang keluarga yang sempat goyah tapi kembali kokoh. Tentang tawa yang sempat hilang, lalu ditemukan lagi. Karena meskipun kadang menyebalkan, rumah ini tetaplah rumah, tempat di mana mereka selalu kembali, tidak peduli seberapa jauh kaki melangkah. »»---->☆(ノ◕ヮ◕)ノ*<----«« "Rumah itu bukan cuma tempat kita tidur. Rumah itu tempat kita pulang, meskipun kadang isinya penuh orang ngeselin." -𝐀𝐮𝐝𝐲 𝐒𝐞𝐧𝐚𝐧𝐝𝐢𝐤𝐚- "Hidup itu nggak selalu adil, tapi selama ada orang yang bisa bikin kita ketawa setelah nangis, berarti kita nggak sendirian." -𝐀𝐤𝐬𝐚𝐫𝐚 𝐃𝐰𝐢 𝐉𝐚𝐠𝐫𝐚𝐭𝐚𝐫𝐚- "Kita nggak bisa menghindari luka, tapi kita bisa memilih untuk tetap berjalan, meski sambil bawa bekasnya." -𝐀𝐧𝐢𝐧𝐝𝐲𝐚 𝐃𝐢𝐲𝐚𝐡 𝐀𝐲𝐮 𝐒𝐚𝐦𝐢𝐫𝐧𝐚𝐭𝐚- 𝐂𝐨𝐯𝐞𝐫 𝐛𝐲 𝐩𝐢𝐧𝐭𝐞𝐫𝐞𝐬𝐭.