Pilar Abi

Pilar Abi

  • WpView
    Reads 993
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 9, 2023
"Bintang?" panggil Rajendra. "Dalem, Abang," sahutnya dengan nada khas anak kecil. "Tujuh ditambah nol itu berapa?" tanya Rajendra. Bintang terdiam, berusaha mengingat-ingat apa yang sudah disampaikan uminya tadi pagi. Keningnya berkerut dengan bibir mengerucut. "Ehm ... tujuh puluh," jawabnya dengan lantang. "Astaghfirullahaladziim." Rayyan yang kepalang gemas langsung saja meraup wajah Bintang. Sementara Umi Fitri dan Abi Akhya terkekeh sembari geleng-geleng kepala. "Didikanmu itu, Mik," kelakar Abi Akhya. Tiga bersaudara yang menjadi pilar bagi orang tuanya. Abi Akhya dan Umi Fitri. Perpaduan yang pas antara si dingin, si jail dan si polos. Lalu, ketika ke dua bersaudara itu-Rajendra dan Rayyan-memiliki masalah yang cukup rumit, hingga menyebabkan salah satu di antara mereka menghilang secara tiba-tiba. Bagaimana cara keduanya menyelesaikan masalahnya? Bagaimanakah akhirnya? Kembali bersatu atau semakin terpecah belah? Squel of 'Insya Allah Gus'
All Rights Reserved
#13
rajendra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ijbar [Selesai]
  • Never Ends
  • Annam Al Abbiyan
  • RAACA 'the power of takdir Allah '
  • Pahala Surgaku✓
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • PUTRI ARABELLE DISELIMUTI AWAN
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Jodoh Pilihan Abi

Aza tak menyangka akan di pertemukan kembali dengan Altha, di saat dia sudah hampir melupakan laki-laki itu. Terlebih fakta mengejutkan, Altha merupakan penerus utama pondok pesantren yang ia tinggali. Aza cukup tahu diri, ia sudah biasa menelan kecewa, egois jika ia tetap menerobos maju di saat dirinya selalu di pandang sebelah mata oleh warga pondok. Namun satu hal yang membuat Aza bimbang, sifat Altha, perilaku Altha, yang berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu. "Cuma kita berdua doang Gus yang di sini?" "Emang kenapa?" "Padahal dulu Gus sering ngingetin Aza kalo kita bukan muhrim, apalagi berduaan kaya gini." "Itukan dulu, sekarang nggak lagi. Saya kaya gini juga ke kamu doang kok." "Sikap Gus yang kaya gini bikin Aza bingung tau." "Simpan aja rasa penasaran kamu sampai saya bisa menjawabnya." ***** Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua? Akankah Aza tetap maju, atau malah mundur menjauh dan tetap berdiri di maqomnya? __________________________________ IG penulis : elkyeee001 Cover by : Cistyart __________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines