
Mengapa memilih pergi? Disaat kehadirannya sudah sinkron dengan hati. Mengapa memilih meninggalkan? Disaat semua aktivitas mulai terbiasa dengan kehadirannya. Mengapa memilih berpaling? Disaat logika sudah seirama dengan perasaan. Dan sekarang jiwa ini harus susah payah mengembalikan kebiasaan yang lama tanpanya lagi, terima kasih telah hilang, jika bagimu pergi adalah tualang, silahkan saja, sebab kepergianmu akan ku coba ikhlaskan. -Aluna WijayaTutti i diritti riservati
1 parte