"Tiga tahun gue nunggu lo! Gue bela-belain pindah ke Jakarta, demi ketemu sama lo, tapi ini balasan penantian panjang gue? Mana janji lo tiga tahun yang lalu?!" -Zia
"Gue akan tetap setia nunggu lo, sampai lo bisa lupain 'DIA' dan nerima kehadiran gue" -Dava
Nada, Aulia, dan Zia, siapa yang tidak mengenal ketiga siswi ini di SMA Pelita Bangsa? selain paras nya yang cantik, mereka populer dengan berbagai keahlian. Bagaimana jika ketiga siswi ini terjebak dalam zona cinta yang cukup rumit, oleh seseorang anggap musuh?
Apakah mereka akan menjalani hubungan dengan seseorang yang mereka anggap 'musuh'? Atau terus terkekang dengan bayangan masa lalu?
•Tentang sebuah janji untuk terus bersama
•Tentang sebuah janji yang diingkari
Bagas, Bram dan Alby sudah menjalin persahabatan semenjak mereka masuk SMP. Ketiganya masuk ke SMA favorit impian mereka dan tanpa disangka-sangka, Bagas bertemu dengan Nadia, cinta pertamanya yang hilang kontak selama tiga tahun. Namun, Nadia yang Bagas kenal sekarang, seolah-olah menjadi orang yang berbeda. Meski cantik, tidak sedikit banyak yang membenci Nadia karena dia adalah kapten cheerleader yang dicap sebagai cewek playgirl dan matrealistis.
Alby, kapten Basket---sahabat Bagas sekaligus mantan Nadia pun mengatakan hal demikian. Bagas yang ingin mengungkapkan perasaannya pun menjadi enggan dan memilih untuk menjauh dari Nadia. Sampai akhirnya, semuanya menjadi jelas mengapa Nadia dicap sebagai cewek populer yang playgirl---ketika kelompok fans Alby mem-bully Nadia dengan cara yang kejam nan cerdas. Hal itu pun membuat Nadia hancur secara mental. Akankah hubungan mereka kembali seperti sedia kala, atau hal itu justru membuat Bagas semakin ilfil padanya?