Duyung Gumush

Duyung Gumush

  • WpView
    Membaca 4,960
  • WpVote
    Vote 386
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadLengkap Sen, Nov 2, 2020
Atta tersenyum dan mengangguk, akhirnya hari itu tiba, hari perpisahannya dengan Aurel. "Jangan pernah muncul ke permukaan lagi ya, kamu harus nurut kata orangtua." pesan Atta. "Iya bang," sahut Aurel, "abang mau bilang sesuatu untuk yang terakhir kalinya?" "Ani-Anu pasti kangen kamu." kata Atta. "Ani-Anu?" "Ya ... aku sih sebenernya," jawaban Atta membuat Aurel tersenyum. "Aku sayang sama abang." ucap Aurel. Thoriq dan Saaih saling pandang, mereka segera memberi jarak. Cuaca sore yang teduh sangat mendukung keromantisan Atta Aurel. "Ya, Ani-Anu juga ..." kata Atta "Ani-Anu juga sayang aku?" tanya Aurel memastikan karena tidak puas dengan jawaban Atta. "Maksud aku, Ani-Anu juga tau kalau aku sayang sama kamu. Aku kan sering curhat." kata Atta. Aurel terkekeh "abang ngegemesin!" Mereka terkekeh ringan sebelum akhirnya kekehan mereka terhenti karena perpisahan yang sudah di depan mata.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
atta
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Stay or Go
  • ARKAN & ARINA (TAHAP REVISI)
  • Bad Papa
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • RAIN [END]
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • DIKANESHA
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan