TREPIDATION

TREPIDATION

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2020
"Jangan pernah sekali lagi anda menampakkan wajah anda didepan saya, saya sudah muak dengan segala perilaku anda. Cukup penderitaan itu saja yang membuat saya tersakiti!" Ya, itu adalah sedikit cuplikan dari kata kata ku kepadanya, aku sudah muak dengan dirinya yang selalu memperlakukanku dengan seenaknya. -Chelsea Wilfred.
All Rights Reserved
#68
ryan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • Been You
  • ''' REGRET AND HOPE ''' [ SELESAI, END]  Fajri Un1ty And Member Un1ty
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • You Are
  • Again?
  • SENYUMAN TERAKHIR (On-going_Revisi)
  • Delayed happiness
  • DeZa ; Ketika Cinta Terpendam Mulai Terungkap

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines