Karel & Alika

Karel & Alika

  • WpView
    Reads 4,764
  • WpVote
    Votes 1,534
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2020
Something that is forced always has a consequence ••• Kisah gadis angkuh, sombong dan egois berperan sebagai tokoh Antagonis yang dimana peran dan kehadirannya banyak tidak disukai dalam sebuah cerita, akan tetapi di sini menceritakan bagaimana sosok itu yang sangat rapuh karena Cinta yang ia paksakan sangat begitu rumit dan membuat dia sakit sendiri. ••• "Aku yakin akan datang hari di mana kamu membalas cintaku. Aku percaya takdir itu akan datang padaku, pada kita." Alika Tifanny Vegana "Bukannya gue sengaja bersikap dingin. Tapi gue cuman ingin menjadi lebih bijak untuk ngga membiarkan kebahagiaan gue bergantung pada orang lain lagi." Karel Arga Ligvaro
All Rights Reserved
#10
alika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LALA
  • CINTA YANG NYATA
  • ALEXON [END]
  • ON SIGHT (Completed)
  • GASA [end]
  • 6 CAHAYA KEHIDUPAN
  • Caramel
  • Don't Worry About Me! [UDAH GA DI LANJUT LAGI! ]
  • Cleora's Past [TERBIT]
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
LALA

Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines