Aludra & Azigel

Aludra & Azigel

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 5, 2021
Happy reading❤✨ " ALUDRA BANGUUNN..ATAU UANG JAJAN KAMU BUNDA POTONG SELAMA SEBULAN." Ulah teriakan bundanya yg keras seperti toa masjid itu(semoga nggk dicap anak durhaka nih gue ngatain bunda sendri). Aludra pun kaget dan terperanjat sambil mengucek ngucek matanya dan dilihatnya jam beker yg ada di nakas "Aaaaa bundaaa.. Kenapa gak bangunin aku dari tadi sih." Teriakan aludra yg gak kalah kerasnya dari sang bunda, karna dia dikagetkan oleh jam yg sudah menunjukan pukul 07:10 pagi, Sepuluh menit lagi pintu gerbang sekolahannya akan ditutup dan sudah bisa dipastikan aludra akan terlambat kesekolah .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa (Forget Me Not)
  • nostalgia SMA kita
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • persahabatan berubah menjadi pertengkaran? ( END)
  • hanya untuk bunda
  • Bucin Part 1 (Sudah Open Pre-Order)
  • Constellations From The Room
  • my way || [zeeshel]
  • Gus Adnan dan Istri Nakalnya

"Bunganya udah layu, Sa. Yakin mau dibeli? Nanti sampai rumah juga mati." "Gak apa-apa. Gw pastiin bunga ini gak akan mati. Layu bukan berarti mati, kan? Gw bakal rawat bunga ini... terus kasih ke Ayah." Ia tidak memilih mawar, tak pula melati. Hanya bunga kecil yang nyaris mati-seperti dirinya sendiri. Hari demi hari, ia rawat bunga itu seakan sedang menjaga harapan yang hampir padam. Rapuh, tapi belum sepenuhnya punah. Namun di Hari Ayah, harapan itu kembali layu. Bunga itu ditolak, bahkan sebelum sempat menyampaikan maksudnya. Dan malam itu... ia tak pernah pulang. Namun nyatanya, Tuhan itu adil. Setelah semua luka, setelah semua kejatuhan... Tuhan menghadirkan satu suara-yang tak menghakimi, tak pula menuntut. Hanya berkata pelan: "Sama gw, Sa. Sama gw terus. Kalo boleh berharap, semoga suatu hari nanti gw bisa jadi alasan lo buat pulang." Angkasa (last flower) "Forget me not" Warning ⚠️ Thriller × Angst × Crime !!! Cerita ini mengandung unsur thriller yang menegangkan, serta banyak adegan kekerasan, darah, kriminalitas, dan teka-teki. Harap bijak dalam memilih bacaan. ‼️⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines