Depresi
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
"sudah saat nya kau pergi adik" bisikan itu terus menggema di telinga Quenza alana. menjadi sebuah pertanda akan berakhirnya kehidupan mewah nya. Alana tidak tau apa yang salah dengan takdir, mengapa harus ada wanita yang merrbut kebahagiaan nya, merebut kasih sayang serta ayah dan ibunya, merebut cinta pertamanya dan perlindungan nenek nya
All Rights Reserved
#186
girls
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ℤ𝔸𝕐ℕ
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Transmigrasi Alvina - Afany (Masa Revisi) [Hiatus]
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • Queen Friensyah Aldebaran
  • RAPUH!
  • (End) My Posesif New Family
  • My Secret Queen

Zayn, Seorang remaja, yang harus merasakan getirnya hidup seorang diri di sebuah rumah besar yang terasa kosong. Kedua orang tuanya harus pergi jauh untuk urusan pekerjaan yang tak bisa ditunda. Rumah itu besar, namun terasa sunyi. Kebebasan yang seharusnya menyenangkan, kini terasa hambar. Di tengah kesendiriannya, takdir mempertemukannya kembali dengan sahabat lamanya, Elinno. Sosok yang sudah ia anggap sebagai kakak kandungnya sendiri. Pertemuan itu membawa warna baru dalam hidup Zayn. Namun, tanpa ia sadari, kebebasan yang dulu ia nikmati perlahan mulai terkikis. Elinno, dengan segala perhatian dan kasih sayangnya, tanpa sengaja merenggut ruang geraknya. Suatu hari, masalah rumit datang tanpa permisi. Seorang asing tiba-tiba muncul, membawa serta teka-teki yang harus dipecahkan. Zayn, dengan segala kepolosannya, menarik orang asing itu ke dalam kehidupannya, mengangkatnya menjadi adik dan tangan kanannya. Bersama, mereka menghadapi kasus besar yang kompleks. Di tengah kekacauan itu, suara-suara berani muncul, membawa secercah harapan "Kami datang, untuk mengajakmu pergi dari kesunyian dunia-" -Yeol Zicoshie "Kami siap mengorbankan apapun agar kalian kembali bersama kami-" -Elinno Ryzach Namun, di sisi lain, suara-suara gelap juga terdengar, menghantui dan mengancam: "Kalian pembunuh-" -Zayn "Mereka, Psikopat!" -Gamaliel

More details
WpActionLinkContent Guidelines