Corona Melanda, Bumi Tertawa.

Corona Melanda, Bumi Tertawa.

  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 14, 2020
Asumsi tentang dunia yang berduka. Kau bilang aku dalam bahaya. Ah, manusia.. HAHAHA, setelah ribuan purnama kau berlagak kuasa. Dengan angkuh menapak dunia demi deretan angka. Lihatlah bagaimana akibatnya? apa kau masih berdaya? -Bumi
All Rights Reserved
#341
kopi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HILANG [Segera Terbit]
  • ANOTHER (END)
  • BUKAN ADIK KELAS (TAMAT)
  • Penghujung Rasa [END]
  • Evando&Seraphine [END]
  • secretary and ceo fierce
  • Elegi Sandhya
  • Iridescent
  • Friend Zone (SELESAI!)
  • AdeRa [End]

BUDAYAKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA:) (Completed) "Tuhan mengizinkan kita untuk merasakan luka, tetapi Ia juga akan memberikan penawarnya." Ada pada ketidakadaan. Sepi di tengah keramaian. Bagaimana jika kita di tempatkan dalam keadaan tersebut? Tak ada satu pun diantara kita yang dapat menentukan takdir hidupnya sendiri bukan? Begitu juga dengan Keynara Angeline. Selalu berusaha menutup luka yang ia alami, membangun tembok es dalam hatinya. Terbiasa diabaikan dan kehilangan membuat nya tumbuh menjadi gadis tangguh. Akankah ia harus kehilangan semua yang ia miliki? Atau justru ia sendiri yang memilih untuk hilang? Lelah dengan derita yang ia tanggung. "Kamu ga perlu nangis lagi mulai sekarang. Biar aku yang bakal ngembaliin semua yang harusnya jadi milik kamu," ucap Alrich membawa secerah harapan bagi Keynara. *** Cerita ini murni hasil pemikiran saya, mohon maaf bila terdapat kesamaan tokoh, tempat, bahkan alur cerita. Semuanya itu kemungkinan karna unsur ketidaksengajaan:') Don't copas my story:') Cover Designed By : @RsyHnfh_985

More details
WpActionLinkContent Guidelines