Story cover for Only Four Days by Lonabcd
Only Four Days
  • WpView
    LECTURAS 1,086
  • WpVote
    Votos 369
  • WpPart
    Partes 13
  • WpView
    LECTURAS 1,086
  • WpVote
    Votos 369
  • WpPart
    Partes 13
Continúa, Has publicado abr 28, 2020
"Apapun itu, selagi untuk yang baik-baik, aku akan slalu bantu kamu," ucap ailen berusaha meyakinkan

"Ini bahaya!" 

"Nggak! jangankan pelakor kejam seperti dia , hantu aja ,aku bisa lawan!"


_______


Ailen Tifany Putri, Gadis unik yang baru saja arkan temui. Tingkah ailen yang polos dan kadang menyebalkan membuat arkan slalu mengusap dada jika bertemu dengannya. Apalagi, Ailen menaruh rasa pada arkan. 

Walau begitu, ailen tidak egois. Ia akan tetap baik dan menerima apapun kenyataannya. 

Sampai pada titik dimana, rasa itu mulai muncul. Tapi takdir membawa arkan pada rasa penyesalan. Dimana kisahnya dengan ailen, hanya abadi dalam kenangan. 


_______

Arkan menahan tubuh ailen di tembok agar berhenti bergerak, "Diam, atau gak gue.." ucapnya seraya menatap ailen tajam.

Ailen memejamkan matanya, "Apa??" pikiran ailen sudah  kemana-mana. Ia tidak akan menyangka kalau arkan akan melakukannya. Yang ailen tau, ia sosok yang baik. Tidak mungkin melakukan hal yang merugikan dirinya dan juga ailen.


_______

Bahkan jika rasa mengizinkan untuk bersama
Namun, Takdir berkata beda. Kita bisa apa? 

_______

•Update 2/3 kali seminggu^^


Jangan lupa tinggal kan jejaknya ^o^


Happy Reading ^ω^
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Only Four Days a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#12menepi
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Don't Talk About Money de catheryn99
55 partes Concluida
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
Almost Us  de Dyasha09
25 partes Continúa
Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Love Is Hindered By Time cover
Terkunci Dalam Takdir cover
AILIN cover
Traces in the Light  cover
Don't Talk About Money cover
Almost Us  cover
RAIN [END] cover
Aerilyn  cover
Ex or New? [REVISI] cover
AKALA ; My heart beats for Miss cover

Love Is Hindered By Time

9 partes Concluida

Dilorong sekolah yang suasananya sangat mencekam. Ditambah suara bising-bising angin. Menambah mistisnya sekolah saat itu. "Rin! Ini aku! Pliss jangan sembunyi! Aku mau bicara Rin"Pinta seseorang. Orang tersebut masuk kedalam kelas dan tiba-tiba 'DUMMM' Suara pintu ditutup keras. Pintu kelas tersebut tertutup sendirinya. Orang tersebut masih tenang. "Rin! Aku tau itu kamu! Aku tau kamu pasti mendengarkan aku. Walaupun aku ga bisa liat kamu. Tapi, pliss dengarin penjelasan aku" Orang tersebut berdiri didekat meja guru. Dia melihat seisi kelas dengan seksama. Saat dia menoleh kearah meja guru yang tepat disebelahnya,dia melihat kehadiran gadis yang ia cari. "Mau apa lo!!" "Pliss Rin balik ketubuh kamu. Kamu ga boleh melewati alam lain Rin! Aku tau kamu sakit hati. Aku tau kamu kecewa sama semua orang. Tapi, ga gini caranya Rin! Apa kamu ga mikir bagaimana mamamu udah lahirin kamu didunia. Dan kamu dengan egoisnya pergi dari dunia sebelum ajal kamu. Ingat! Kamu udah ngelangkahin Tuhan"Orang tersebut menjelaskannya dengan penuh kasih sayang. Air mata berhasil jatuh dari sudut mata Arine. Orang tersebut mau sekali mengahapus air mata itu, tapi tidak bisa. Dia sekarang berbeda dunia dengan Arine. Apalah dayanya.