Story cover for Eve by riseseve
Eve
  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 28, 2020
Cerita ini menceritakan tentang bagaimana seorang gadis yang biasa-biasa saja, tapi sebenarnya sudah banyak yang dilaluinya di dunia. Bukan, dia bukan manusia abadi hanya saja banyak hal yang sudah dialaminya rasanya nano-nano. Dia adalah Eve.

" Bodo amat sama manusia lain. Gua mau hidup dengan cara gua sendiri. "
-Eveline Santaja-

" Hidup dengan cara lu sendiri? Begimane ceritanya bambang? Lu bikin cerita lu sendiri ae kalo kaga mau diatur hidup lu sama dunia "
-Jonathan Saputra_

"Bambang sama tukul kalo berantem bikin maemunah pusing deh. Pusing kepala maemunah!"
-Dhea Anggraini-

Mari kita lihat kisah hidup seorang Eveline Santaja dengan banyak manusia di kelilingnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Eve to your library and receive updates
or
#21fiksihumor
Content Guidelines
You may also like
Terima kasih Imajinasi [end] by hafifarun
38 parts Complete
Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?
TIME will TELL {On Going} by bLuE096r
15 parts Ongoing
"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡
You may also like
Slide 1 of 9
Antagonis 2 (END) cover
Terima kasih Imajinasi [end] cover
Best Friend (NAVISA) cover
Jalan Pulang (END) cover
Turning Up cover
TIME will TELL {On Going} cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
Bungsu?! (Boboiboy Solar) cover
Obsessi Boyfriend cover

Antagonis 2 (END)

65 parts Complete

SEKUEL ANTAGONIS DON'T BE DARK READERS !!! DILARANG PLAGIAT !!! Setelah kepergian Ria, semua nya berubah begitupun dengan Indro dan yang lain bahkan Wulan sekalipun. Tidak ada kehangatan dalam persahabatan mereka, yang ada hanya dendam dan juga penyesalan yang mendalam. Bahkan Wulan sampai pindah sekolah ke Bandung agar bisa menenangkan perasaan nya akibat kejadian dulu, juga menjauh kan diri dari Raquel cs. Namun naas, ternyata Indro dan yang lain pun pindah sekolah juga ditempat yang sama dengan nya, bahkan mereka satu kelas. Memang, takdir tak ada yg tahu. "Waaaw ternyata pembunuh masuk sekolah ini juga guys"ejek Indro saat melihat Wulan yang ternyata menjadi murid baru di SMA Mataram. "Hati hati aja nanti dibunuh hahaha"ejek Raquel. "Ngomong sekali lagi gua jambak ya lu"ancam Lili. Semua berlalu sampai pada akhirnya... "OMG RAYAAAA, LU KENAL SAMA MEREKA ??? KALAU IYA DEKETIN GUA DONG SAMA TUKANG BAKSO"pekik Selyna atau gadis yang kerap dipanggil Selyn yang tiba tiba saja datang bersama dengan Rania juga Jeje. "Hah ? tukang bakso ???"bingung mereka semua. "Iya, dia tukang bakso"beritahu Selyn sembari memeluk lengan Joko. "HEH NAMA GUA JOKO, BUKAN TUKANG BAKSO" "Tapi nama lu sama kayak tukang bakso depan komplek perumahan gua" # Rank 2 Rassya. # Rank 4 Jolan. # Rank 5 Kawai. # Rank 9 Jefkia. # Rank 1 Rassya. # Rank 1 Kawai