Tua Bercerita

Tua Bercerita

  • WpView
    Membaca 112
  • WpVote
    Vote 21
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jan 10, 2021
Ia sempat memelukku erat semalam sebelum tidur kekalnya. Sosok yang selalu menikmati cahaya pagi di beranda rumah dan mengutuk senja yang terlalu cepat berlalu. Bukan tanpa alasan ia melakukan itu, ia ingin cintanya abadi dalam lambaian angin semesta.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Langit Milik Senja (End)
  • Dirgantara
  • Always Be With You
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • Kutikung Kamu Di Sepertiga Malam
  • Never Be The Same
  • RECLINE
  • Aksareya

Langit yang Tak Pernah Pulang Ketika langit bukan lagi tempat bernaung, tapi tempat berpulang. Angkasa Rayendra Mahatma tidak tumbuh dalam pelukan keluarga Cemara. Di usianya yang kedelapan, ia menyaksikan rumah tangga orang tuanya runtuh. Ibunya menjadi satu-satunya alasan ia bertahan, hingga takdir kembali merenggut-di usia dua puluh, ia kehilangan satu-satunya tempat pulang. Sejak saat itu, ia berjalan sendiri. Dengan luka yang membatu, dengan hati yang tak lagi percaya. Sosok yang dingin, cuek, dan tertutup. Tapi di balik semua itu, Angkasa menyimpan ketulusan yang jarang ditemui. Ia masih suka menolong diam-diam, memotret langit senja, dan menuliskan isi kepalanya dalam baris-baris rahasia yang tak pernah dipublikasikan. Ia tak percaya cinta lagi. Bukan karena tak ingin, tapi karena pernah dikhianati oleh yang paling ia percaya. Hingga suatu hari, sebuah DM sederhana dari seorang followers di Instagram-nya menjadi awal dari sesuatu yang tidak ia sangka. Seorang perempuan bernama Alya Nismara Pradipta-dengan tanya yang polos, dan perhatian yang pelan-pelan menyusup ke dalam retakan hatinya. Mampukah Angkasa belajar percaya kembali? Atau benarkah... langit memang tak pernah benar-benar pulang?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan