Cinta Di Meja Nomor Tujuh
42 bab Bersambung Di sebuah bar live music di jantung kota Bandung, Devia-mahasiswi enerjik yang sporty dan spontan menerima tantangan gila dari teman-temannya: menyapa seorang cowok asing yang duduk sendirian di meja nomor tujuh. Cowok itu ternyata Frans, pria berkacamata dengan gaya santai tapi elegan, lima tahun lebih tua, dan punya cara pandang hidup yang jauh berbeda.
Apa yang awalnya cuma iseng-iseng jadi perkenalan tak terduga yang pelan-pelan berubah jadi hubungan penuh tawa, kebingungan, debat seru, dan kedekatan yang sulit dijelaskan. Dari obrolan receh sampai mimpi besar tinggal di London, keduanya berusaha menjembatani jurang usia dan karakter yang bikin mereka sering salah paham tapi juga makin terikat.
Dalam suasana perkotaan yang hidup dan obrolan khas anak muda, Cinta di Meja Nomor Tujuh mengajak pembaca menyelami dinamika hubungan dua orang yang mencoba saling memahami di tengah tantangan usia, ekspektasi, dan mimpi-mimpi yang ingin dikejar bersama.