MARASTA(on Going)

MARASTA(on Going)

  • WpView
    Reads 757
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 27, 2020
(selesai hiatus) šŸ™šŸ™ "saat sebuah luka di pertemukan rasa" Mampu kah Rasi melewati masa masa terluka nya? Dan mampu kah Altair mengubah luka menjadi rasa? Lalu, mampu kah Mars memperbaiki luka yang pernah singgah? Note(alur masih maju mundur alias campuran, kata katanya pun masih baku dan tidak baku) # rank 7 (Loser) - 31092020
All Rights Reserved
#39
triangle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • ALKATRIX [COMPLETED]
  • Paradise
  • Hopeless
  • Araselly
  • Soft After Storm
  • Trapped in a wound
  • ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT]
  • ALONE
  • Valcano

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines