MEMORIES : THREE YEARS AGO

MEMORIES : THREE YEARS AGO

  • WpView
    Leituras 241
  • WpVote
    Votos 72
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, mai 20, 2020
Aku merindukanmu Perkataan tanpa suaramu selalu menjadi kenangan termanisku Bagaikan gula dalam segenggam obat pahit ditanganku Bahkan sampai waktu berlalu 3 tahun lamanya Kan ku tuliskan kisah kita Kisah sederhana yang mampu membuat iri para pemanah cinta Kisah yang akan menghilang seperti embun di pagi hari Perlahan tapi menyakitkan Kisah yang akan termakan rakus oleh rasa sakitku. ******* Bagaimana jika sisa kenanganmu dengannya di ambil secara perlahan? Seperti ada bom waktu yang ketika meledak, kenanganmu dengannya akan menjadi debu yang tak berarti. Hal itu yang dirasakan Ruby. Penyakit di kepalanya perlahan menggerogoti semua kenangan dengan sang malaikatnya. Lalu apa yang akan Ruby lakukan untuk menjaga kenangannya? Apakah dia akan melawan Tuhan dengan mengingkari janjinya? Ps: angst
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Paradise
  • TITIK LUKA
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Laura Dan Leo
  • GREENSTA [END]
  • CACING PITA
  • You Are Mine [Terbit]
  • Rainie ( END )
  • Perihal Waktu
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo