Tirta Amarta [HIATUS]

Tirta Amarta [HIATUS]

  • WpView
    Lecturas 4,534
  • WpVote
    Votos 1,326
  • WpPart
    Partes 47
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 22, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Achene, gadis yang menyukai segala sesuatu yang berbau matahari. Gadis tanpa ekspresi yang lupa akan jati diri. Rain, lelaki yang memiliki pribadi setenang air dan menganggap hujan adalah hidup nya, mana tahu jika memiliki rahasia kelam? Adam, lelaki keturunan Arab yang dipuja di sekolah Achene, mana tahu Adam menjatuhkan hatinya kepada gadis yang selalu duduk di bangku taman sekolah setiap jam sekolah selesai? Lalu, ada Kamila yang berjuang mengungkap misteri yang belum terpecahkan. Jangan lupakan kehadiran Laras. Yang membuat hati bimbang, antara benar atau salah. Dan surat-surat di loker Achene, meberikan kata-kata manis, ikut membuat warna di hidup Achene. Untuk kalian yang tersesat dalam bimbang. Aku harap, cerita ini mampu membuat kalian menemukan jalan untuk pulang. Bukan hanya tentang cinta. Dari cerita ini kalian akan tahu, apa arti setia, ikatan, dan arti menunggu. Kegagalan adalah kemenangan yang tertunda. Kembali melangkah untuk terus mencoba. Di setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Datang mencapai tujuan, lalu pergi meninggalkan kenangan. Satu yang harus kalian ingat, kenangan ada untuk dikenang. *** Jangan lupa follow, vote dan komen!
Todos los derechos reservados
#567
rahasia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • Seratus Meter Dari Hatimu
  • Gula - Gula
  • Bearly Attracted
  • Gue (Nggak) Jelek! [Completed]

Lauren dan Sam bukan kisah yang keras-keras jatuh cinta-mereka tumbuh pelan, dari tatapan singkat, senyum kecil, hingga diam yang saling mengerti. Di balik bangku sekolah yang sederhana, mereka menulis cerita. Tentang tawa yang tak dibuat-buat. Tentang genggaman yang nggak selalu erat, tapi hangat. Dan tentang janji-janji kecil yang mungkin... cuma untuk dikenang. Tapi waktu nggak pernah berhenti berjalan, dan orang-orang nggak selalu tinggal. Kini, mereka duduk di ujung dunia yang berbeda-masih saling ada, tapi tak lagi saling punya. Lalu, jika satu surat bisa membuka kembali pintu yang tertutup rapi, masih pantaskah kisah mereka kembali dibaca? ------------

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido