Lili You're Twit

Lili You're Twit

  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 5, 2021
Pada dasarnya wanita itu tidak pernah percaya akan cinta pandangan pertama ,hal mitos itu hanya kata kata nihil yang tidak akan ia rasakan seumur hidup,anggapnya..! sampai pada ahirnya ia dengan sendiri merasakanya. Menaruh hati pada lelaki bernama aneh dipendengaranya dengan notabe memiliki gangungan post traumatic stress disorder (PTSD). Ia belajar untuk menyembuhkan pasien itu dengan ilmu otodidak yang dia pelajari. ~Kamu tempatku untuk bermekar, menyuarakan cinta dalam satu pandangan, mengintip pada kelambu tipis dimusin semi, ini adalah klise cintaku untukmu~
All Rights Reserved
#66
light
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Sejenak Luka
  • Fight For You
  • After Such A Long Time (Hiatus)
  • NISKALA ;Fractured Bonds
  • Tolong Sembuhkan Aku (Save Me, Please!)
  • Breathe
  • I KNOW YOU DON'T CARE
  • Stres In Life
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines