Lili You're Twit

Lili You're Twit

  • WpView
    Dibaca 210
  • WpVote
    Vote 26
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 5, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Pada dasarnya wanita itu tidak pernah percaya akan cinta pandangan pertama ,hal mitos itu hanya kata kata nihil yang tidak akan ia rasakan seumur hidup,anggapnya..! sampai pada ahirnya ia dengan sendiri merasakanya. Menaruh hati pada lelaki bernama aneh dipendengaranya dengan notabe memiliki gangungan post traumatic stress disorder (PTSD). Ia belajar untuk menyembuhkan pasien itu dengan ilmu otodidak yang dia pelajari. ~Kamu tempatku untuk bermekar, menyuarakan cinta dalam satu pandangan, mengintip pada kelambu tipis dimusin semi, ini adalah klise cintaku untukmu~
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#686
dokter
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Stres In Life
  • Halal Is My Way[TERBIT]
  • Sejenak Luka
  • I KNOW YOU DON'T CARE
  • see you again
  • ARKALYA (END)
  • Paradise
  • NISKALA ;Fractured Bonds
  • Tolong Sembuhkan Aku (Save Me, Please!)

Kita sebatas mengejar bahagia dengan cara sama-sama terluka. ( Warning ⚠ violence, profanity, gay and sexuality 18+) --- "Lama-lama, saya bunuh kamu!" "Arrgghhh." --- "Kalau gue cemburu, namanya gue sayang. Lo mau gue sayang?" --- "Lo mau kemana? Biar gue anter pulang, bahaya banget lo jalan kayak orang nggak punya tujuan." "Tujuan gue mati!" --- "Gue capek, Lan. Semesta sejahat ini sama gue. Semenyakitkan ini gue hidup." "Gue-di lahirkan hanya untuk menikmati luka." --- "Tania, lo itu cewek menjijikan!" --- "Ma ... Terima kasih sudah membuat Tania sehancur sekarang." --- "Tania ... Gue sayang sama lo, perasaan gue nggak akan pernah bisa hilang." "Kita hanya sebatas teman dan gak boleh ada ikatan." "Karena hati lo ada di orang lain. Ini cukup menyakitkan dan gue nggak bisa memaksa keinginan." --- "Jujur, Ka. Gue cemburu." "Ngapain cemburu?" "Gila lo ya. Gue punya hati, lo gak mikir?" "Tapi kita cuma temen." "Lo pikir, semua berawal dari sodara terus jadi pacar? Mikir tolol! Semua berawal dari temen!" "Jangan berlebihan." "Lo, pilih gue atau dia?" "Jelas kamu. Tapi aku nggak bisa jauhin dia. Terlalu sulit." "Setan lo!" --- "Tugas aku belum selesai, bahkan masih panjang. Aku mau liat kamu terus bahagia, nyatanya gak bisa." "Bisa! Kita bahagia sama-sama ya?" --- -Kesalahan terbesarmu, adalah meninggalkanku- Note : (Saya tidak bertanggung jawab jika terjadi kebengkakkan akibat air mata.)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan