Antropologi Rasa

Antropologi Rasa

  • WpView
    Membaca 6,104
  • WpVote
    Vote 960
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 9, 2020
WpInfo
Fiksi Penggemar
BTS
Ini hanya cerita sederhana tentang empat manusia yang satu frekuensi, saling nyaman antar satu sama lain hingga akhirnya mengeratkan ikatan mereka atas nama persahabatan. Seharusnya sahabat tidak pakai cinta, dan mulanya semua itu berhasil terlewati tanpa adanya konflik batin. Tapi, mengapa menjadi semakin sulit kala diri menyadari kalau perasaan nyaman terhadap sahabat sendiri sudah berkembang pesat menjadi rasa yang lebih? Ingin memiliki seorang diri namun terhalang status yang hanya sebatas sahabat. Dan kala embel-embel cinta sudah tercampur dalam ikatan murni persahabatan, apa rasa nyaman yang semula ada masih dapat dipertahankan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#268
sejeong
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Save Me [ Taerin ] ✓
  • Hilarious | Jaeyong ✓
  • Just Friend [END]
  • My First and Last [COMPLETED]
  • FIX Me
  • [END] Stay by My Side
  • OUR LOVE STORY- A MinYoon Fanfiction
  • Last Scene [END]

aku tidak mengisahkan banyaknya kisah cinta yang bertebaran di kalangan remaja saat ini, tidak. Ini tentang masalah bagaimana menerima diri sendiri, dan menyakini jika kita harus mencintai diri sendiri ketimbang orang lain. Bukan terkesan tidak perduli terhadap sekitar. Hanya saja, kehidupan di jaman sekarang sangat sulit menemukan sosok orang yang tulus, dan menolong secara suka rela saat sedang merasakan kesusahan. Banyaknya popularitas orang yang ingin membunuh diri sendiri, karena sudah tidak tahan dengan kerasnya kehidupan. Ekonomi sulit, keluarga berantakan. Dan pergaulan bebas, bahkan mensayat diri untuk melampiaskan emosi yang terpendam. Juga, tidak ada motivasi untuk semangat, belajar bahkan datang ke sekolah. Semua aku rangkum dalam dua sudut pandang, yang berlawanan. Tidak menemukan titik jelas, namun bisa di mengerti tentang amanat yang harus di terapkan setelah ini. Belajar mencintai diri sendiri, bukan untuk orang lain. Tetapi atas kemauan dan niat dari diri sendiri.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan