Syukron Ya Rabbi

Syukron Ya Rabbi

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, May 2, 2020
Bismillahirrahmanirrahim, Terkadang kita lebih banyak melihat keatas daripada melihat kebawah sehingga kita menjadi kurang bersyukur. Padahal banyak hal-hal kecil yang harusnya kita syukuri karena belum tentu orang-orang di luar sana dapat merasakan apa yang kita rasakan. Nikmat terbesar yang Allah berikan kepada kita sebenarnya bukanlah harta dan materi semata melainkan waktu. Kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang beruntung karena masih dapat dipertemukan dengan bulan Ramadhan walaupun di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan kita untuk stay at home sampai waktu yang belum dipastikan. Tapi ingatlah, Ramadhan akan selalu datang dengan segala kemuliaan dan keberkahan yang Allah limpahkan di dalamnya walaupun kondisi penduduk bumi sedang diliputi kesedihan dan kegelisahan. Lalu hal apa saja yang telah kita lakukan untuk meraih kemuliaan di bulan Ramadhan kali ini? Jangan sampai kita melewatkan Ramadhan begitu saja karena terlalu disibukkan dengan ratapan serta keluh kesah yang tak berujung. Sekarang bangkit dan buka matamu, lihat orang-orang tak beruntung di sekelilingmu, bersyukurlah! Hentikan segala keluh kesahmu yang tak berujung itu dan mulailah bergerak untuk meraih kemuliaan di bulan Ramadhan kali ini. Karena ajal akan datang kapan saja dan dimana saja tanpa kita ketahui waktunya. cerita ini dibuat untuk sekedar saling mengingatkan, terkhusus untuk diri saya sendiri :")))
All Rights Reserved
#561
rohani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah (By Auzizahirah)
  • ILHAM UNTUK MELLY [SELESAI]
  • BACK TO ALLAH
  • 𝐁𝐄𝐂𝐎𝐌𝐈𝐍𝐆 𝐀 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 𝐎𝐟 𝐓𝐖𝐈𝐍𝐒 {Slow Update}
  • After You (Selesai) ✔
  • Catatan Ramadhan 1443 H
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Assalamualaikum Imamku
  • Antologi Bulan Ramadhan Tahun Ini (Finish ✅)
  • Cinta Sabilla | √

"Aku kehilangan semuanya dalam satu malam, tanpa memberikanku sedikit waktu untuk berpamitan." Ayesha, gadis yang baru saja tersadar dari koma setelah dua tahun terbaring bak putri dalam dongeng di brangkar rumah sakit. Belum usai dengan luka ditinggal cinta pertamanya, Ayesha kehilangan sang bunda yang selalu menjadi rumah, saat tersadar dari mimpinya ia juga harus menerima kenyataan bahwa sang kakak yang selalu menjadi perisainya juga pergi untuk selama lamanya. "Pada dasarnya malam itu gelap tanpa kehadiran rembulan. Dan hidupku seperti langit saat ini yang kehilangan rembulan. Aku akan Kembali mencari rembulanku." ~Ayesha Kynaaz Syahida Adiputra~ "Kamu tau? Rembulan tidak bisa bersinar tanpa matahari. Sejauh apapun kamu mencari bulan tetap tidak dapat ditemukan, karna bulan itu adalah kamu. Yang membutuhkan cahaya mentari untuk kembali bersinar menerangi langit malam." ~Muhammad Ilham Al-Kahfi~ "Rembulan tidak pernah hilang dari langit. dia hanya bersembunyi di tengah gelapnya malam." Tanpa gadis itu sadari, bahwa takdir menuntunnya pada sebuah misteri yang selama ini keluarganya sembunyikan darinya. Misteri dibalik kepemilikan mata biru yang melekat padanya. Bukan tanpa alasan, tapi demi mencari aman. __________________ Bismillahirahmanirrahim... Ini cerita karangan saya dan hasil pemikiran sendiri. Kalau ada kesamaan Tokoh atau alur, mohon dimaafkan. Sekedar melanjutkan hobi yang sempat tertunda, hehe selamat membaca, terimakasih...

More details
WpActionLinkContent Guidelines