Jamis Vu

Jamis Vu

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 11, 2021
Deja Vu dua kata yang semua orang tau pasti apa itu, dua kata yang sangat terkenal baik dikalangan muda maupun tua. Deja Vu dua kata yang memiliki arti "pernah dilihat", " Terlihat", "Tampak", dan masih banyak arti yang menjelaskan dua kata ini. Seperti artinya, Deja Vu sudah pasti "terlihat", berbeda dengan lawannya yaitu Jamais Vu. Sama sama memiliki dua kata, sama sama berakhir dengan kata "Vu", bukan berarti Jamais Vu akan bernasip sama dengan Deja vu. Jamais Vu, dua kata yang bermakna "tak terlihat", yang mungkin saja akan kau sukai mulai saat ini. Atau mungkin juga mengubah hidup mu Mungkin saja bukan? ***** "Aku menyukai mu, tetapi kenapa sulit sekali untuk memahami dirimu" Athalla "Karna alasan kau menyukai ku, bukan berarti kau tau segala hal tentang diriku" Adhara
All Rights Reserved
#4
jamaisvu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Nata, De & Coco
  • SCHICKSAL
  • RAIN [END]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • PROMISE (TAHAP REVISI)
  • [END] When the Stars are Tired

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines