Story cover for Dear Ara by indahlezz
Dear Ara
  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Apr 29, 2020
Raya hanya menatap keluar jendela sedangkan Alan sedang fokus menyetir.

Setelah menempuh beberapa menit akhirnya mereka sampai disebuah kafe. Tempatnya sih nyaman aethetic gitu. Jadi adem deh.

"Mana yang mau ketemu?" Tanya Raya dengan rasa penasaran yang membuncah.

"Masih dijalan bentar lagi sampe kok, Sabar yah." Ucap Alan.

Lima menit kemudian orang yang ditunggu telah tiba namun Raya tidak tau karena ia membelakangi orang tersebut.

"Raya." Panggil orang itu.

Deg!

'Ga mungkin gue pasti mimpi. Ayo bangun Ray. Ga mungkin dia' Batin Raya.

Bahkan Raya hanyi mematung melihat orang yang kini telah ada didepannya. Tapi yang mengejutkan dia tidak sendiri tepatnya bersama seorang wanita.

"Ga mungkin..." lirih Raya. Rasanya lututnya terasa lemas.

"Duduk dulu Raf." Ucap Alan Ramah.

"Thanks Lan. Oh iyah kenalin ini namanya Oca. Ehm lebih tepatnya Rossa Evalina Bernardo." Ucap Rafka.

Yupz orang yang datang tadi adalah Rafka dan bersama seorang wanita entahlah siapa wanita itu.

"Alan." Ucap Alan mengulurkan tangan.

"Oca." Ucap gadis itu membalas uluran tangan Alan.

"Dek." Panggil Alan membuyarkan lamunan gadis itu.

Gadis itu menoleh kearah sang Abang dan tersenyum. Lebih tepatnya tersenyum paksa.

"Oh iyah kenalin saya Raya adiknya Bang Alan." Ucap Raya riang.

"Oca." Balas Oca ramah.

Dan mereka pun mengobrol ringan. Lebih tepatnya Rafka, Oca dan Alan. Raya hanya sesekali menimpali. Kadang hanya tertawa kecil.

"Ehm tujuan gue ngajak ketemu sebenernya mau ngasih ini sih." Ucap Rafka menyerahkan sebuah undangan.

Deg!

Rasanya dunia Raya telah runtuh. Orang yang selalu ia nanti kehadirannya telah memutuskan menikah. Dan itu akan diadakan lusa.

'Lusa' batin Raya tak percaya.

Sepanjang perjalanan hanya hening. Entah apa yang gadis itu pikirkan. Raganya memang disini tapi pikirannya melayang entah kemana.
All Rights Reserved
Sign up to add Dear Ara to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
DIKANESHA by yunnicunil
16 parts Ongoing
Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"
My Annoying Little Wife #WRITONwithCWBP by Kilasan_Senja19
20 parts Complete
Lo beneran mau nikah sama cewek yang dijodohin sama Lo, Dit?" "Ya mau gimana lagi, gue juga udah lumayan tua dan wajar aja nyokap bokap gue mau nikahin gue secepat mungkin," Zidan langsung mengernyit melihat tingkah sahabatnya tersebut. "Enteng banget si ngomongnya, terus si Aliya lu tinggalin?" "Ya enggaklah, yakali dia gue tinggalin secara dia mungkin lebih cantik dari istri gue nanti. Secara pacar Aditya yang paling the best!" "Buset, enak banget lu ngomong. Lama-lama gue jitak nih, lu kira mereka mainan Lo. Serah Lo lah mau ngomong apa, tapi jangan sampai lo kemakan omongan Lo sendiri. Hati-hati!" ______________________✓✓ Arunika Fera Trisanggara the Gengs POV : "Lu beneran udah nikah?" "Iya Lo, Fani! Fera udah nikah, Fera gak boong, yakali Fera boong. Bisa masuk neraka dong kalau gitu." "Terus, si Zein?" "Pacar Fera lah, masa kalian lupa sih, secara baru kemaren dia nembak Fera." "Terus Lo nerima?" "Kepo amat si! Fera terima lah, masa iya gebetan gak di terima sama Fera, sayang dong!" "Caelah gue pikir otaknya aja udah lemot, tetapi pikirannya gak sesuai sama otaknya, paket lengkap banget malahan," umpat Fani dalam hatinya. "Enak amat si, punya pacar dan suami sekaligus. Bagi dong!" "Naina emang belum punya?" "Belom, xixi!" "Sabar!" Fera dengan entengnya mengucapkan sabar. "Sabar doang? Zein buat gue ya Fera, please!" "Enggak, mana boleh Fera bagi sama temen sendiri, seharusnya temen ngedukung bukan menikung. Cari sendiri sono, Fera mau ketemuan ama kak Zein. Hussstt ..." ••• Jangan Lupa tinggalkan jejak jika sudah mampir dan membaca novel ini!!! dilarang menjadi pembaca gelap!!! author : Syafraida jmbk190902 editor Poto: Piscart Poto by : Pinterest wattpad
ISTRI GEN -Z by Jafi0828
16 parts Ongoing
"Istri Gen Z" bercerita tentang perjodohan antara Drazel Atharazka Mahardika, pria dewasa berusia 25 tahun yang sukses, dingin, dan penuh gengsi, dengan Naylea Adzra Fatharani, seorang siswi SMA kelas 3 yang ceria, manja, dan masih menikmati masa mudanya. Drazel sudah terbiasa hidup di bawah tekanan sebagai pewaris bisnis keluarga. Dia serius, perfeksionis, dan tidak punya waktu untuk hal-hal yang dianggapnya kekanak-kanakan. Sementara itu, Naylea adalah cewek Gen Z yang lincah, ekspresif, dan nggak bisa diam. Ketika orang tua mereka mengatur perjodohan ini, dunia Drazel yang selama ini tertata rapi mendadak berubah. Naylea yang masih polos dan suka bercanda harus menghadapi pria yang dingin dan susah didekati. Sementara Drazel harus belajar menghadapi istri yang banyak tingkah, sering protes, dan hobi bikin dia kesel. Apakah perbedaan mereka akan jadi masalah, atau justru lambat laun mendekatkan mereka? --- (Saat pertama kali bertemu setelah perjodohan diumumkan.) Naylea: "Eh, serius nih? Aku dijodohin sama om-om?" Drazel: "Om-om?" (Mata melotot, tangan mengepal, urat kesabaran mulai menipis.) Naylea: (Nyengir iseng) "Eh iya sih, nggak tua banget... tapi tetap aja, 25 tahun itu beda jauh sama aku yang masih 18!" Drazel: (Menghela napas panjang) "Dengerin, aku nggak ada waktu buat drama. Kita jalani ini seperti yang diinginkan orang tua kita, dan tolong jangan banyak tingkah." Naylea: (Menyilangkan tangan, bibir manyun) "Ih, kok galak banget, sih? Gimana mau jadi suami idaman kalau juteknya kayak gini?" Drazel: (Mendelik tajam) "Aku nggak butuh jadi suami idaman. Aku cuma butuh kamu nggak bikin masalah." Naylea: (Nyengir lagi, jahil) "Tenang aja, aku bakal bikin hidup kamu seru!" ---
Benci Raka Cakrawala || TERBIT by mellanii63
17 parts Ongoing
🗣️ attention! Bijak dalam membaca, dikarenakan karya ini sudah terbit✨ SPOILER "Bangun Lya." Malya menoleh. "Raka?" "Ada yang mau gue omongin." Malya mengernyit. "Kamu mau jawab semua pertanyaan aku?" "Lo harus nikah sama gue." Malya syok. "Hah?" Ia pun beranjak dari duduknya, lalu seketika menghampiri Raka. "Kamu nggak waras ya?" ketusnya. "Gue nggak minta lo jawab sekarang, gue bakal kasih lo waktu." "Kamu gila Raka! Mama aku baru aja meninggal, kamu mau kita nikah! Di mana otak kamu!" Spontan Malya emosi. Tidak ada respon dari Raka, diamnya membuat Malya semakin geram. "Aku gamau kamu ada di sini. Lebih baik, kamu pergi!" "Lo bisa jadiin gue tersangka dalam kasus pembunuhan Mama lo." "Apa kamu yang membunuh Mama aku?" Suara Malya dengan parau. Lagi dan lagi pertanyaan Malya dijawab sama oleh diamnya Raka, yang membuatnya yakin bahwa Raka benar membunuh Mamanya. Meskipun tak mengatakan iya, perasaan sakit menjalar ke raga Malya. Plakkkhhhh. Tamparan keras dari Malya pada Raka. Sekaligus tamparan pertama bagi seorang Raka. "Kenapa kamu lakuin itu! Apa salah Mama aku sama kamu!" ucap Malya emosi yang seketika air matanya kembali berderai begitu saja. Ia mendorong kasar dada Raka semampunya, dengan tenaga yang tersisa. Hikkksss hikkksss hikkksss. "Kamu nggak ada otak Raka! Kamu gila!" rintihnya kembali lalu jatuh terbungkuk melemah. Seketika Raka berbalik, lalu meninggalkan Malya begitu saja. Langkahnya memberikan interupsi pada dua pengawal di sana untuk mereka membawa Malya. "Aku mau dibawa kemana, lepasin!" Sontak Malya terkejut kala kedua tangannya diraih oleh dua orang berbadan besar. "Tolong nyonya, biarkan kami menjalankan tugas." "Aku benci sama kamu Raka! Aku benci! Dasar pembunuh!" emosi Malya yang sama sekali tak dihiraukan oleh Raka. ~: Langsung baca aja yuk!!!🙌🧐
You may also like
Slide 1 of 9
BENCI- Benar Benar Cinta cover
DIKANESHA cover
Suamiku Amnesia (REPOST) cover
TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi) cover
My Annoying Little Wife #WRITONwithCWBP cover
ISTRI GEN -Z cover
K.I.T.A cover
Benci Raka Cakrawala || TERBIT cover
Best Of Name (END) cover

BENCI- Benar Benar Cinta

19 parts Complete Mature

bagai mana jadinya dua orang remaja di jebak oleh orang tua mereka sendiri dan di nikah kan secara mendadak! apa mereka bisa menolak atau tidak? dan apa yang akan mereka lakukan? "ini pasti akal akalan Lo kan Van, Lo kalo mau nikah sama gue ngomong Van ngomong." jerit Zeva menatap Zevan sebal, "heh Kunti bogel, Lo nggak liat ini kamar siapa?, berarti Lo yang Dateng ke sini kan, ngaku Lo, Lo mau modus kan tidur sambil di peluk gue, ngaku Lo." tuding Zevan tak mau kalah, sudah tidak heran jika keduanya sering adu mulut bahkan adu otot sekali pun. "arrgh, gue nggak mau nikah sama Lo Zevan, bisa cepet tua gue kalo harus tiap hari tiap menit liat muka Lo," ucap Zeva masih belum mau menikah dengan Zevan, apalagi dengan fitnah yang tak masuk akal. bagai mana bisa yang tadinya jelas jelas Zeva ingat dia tidur di kamar nya malah bangun bangun sudah di kamar Zevan tidur satu ranjang berpelukan pula lagi, dan lebih sial nya orang tua mereka sudah duduk manis di sopa menyaksikan mereka berdua tidur. menurut Zeva ini sangat aneh dan mustahil , masa iya dia berjalan sampai ke kamar Zevan kan tidak mungkin! "heh, yang ada gue kena darah tinggi harus hidup satu atap sama bocah tengil, bocah cengeng kayak Lo, manja pula lagi." ketus Zevan, keduanya bertatapan nyalang sama sama tidak mau mengalah dan tidak mau di salahkan, lagi pula yang seharusnya di salahkan kedua orang tua mereka kan?hehehe.