TOMAT CHERRY masa 15

TOMAT CHERRY masa 15

  • WpView
    Lectures 222
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Chapitres 12
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., avr. 13, 2021
WpInfo
Histoires vraies
Sang Pembisu. Kau adalah pria kedua yang terpenting setelah Ayahku. Kau adalah guru bisu bagiku, mengajarkan tentang, bagaimana kehangatan akan memeluk sisimu yang beku. Kau juga mengajarkanku, bagaimana caranya berlari, saat terhalangi deburan samudra. Kau menjadi suka dikala hujan, dan menjadi duka dikala fajar. Kau salah karena menganggapku lemah. Kau benar jika menganggapku lelah. Kakiku masih bisa saja untuk berlari. Namun bisumu menghalangi lajuku. Kau tidak tahu, bagaimana kakiku berurai warna merah, betapa sakitnya aku tersenyum. Mana kau lihat. Karena kau dibutakan oleh bisu. Sehingga tidak melihat ketulusanku. -Tomat Cherry masa 15- Puisi di atas hanya keluh kesah dari Sasya. Namun, hari hari tidak boleh selalu bersedih bukan? Jadi kita ambil positifnya dan mari kita bersenang senang! Satu lagi! Ayo kita lihat barbarnya Sasya! HUHUY
Tous Droits Réservés
#90
tangis
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Secret Admirer [END]
  • JAM 3 SORE
  • Renjana
  • MOST WANTED & KETOS CANTIK
  • Ajarkan Aku Untuk Mencintaimu
  • Friendzone?
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • A Past Dark

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu