Livi dan Nando

Livi dan Nando

  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 10, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
"Apa?" "Jangan sentuh aku sampai umurku 30 tahun." Ucapan gadis mungil didepanku itu membuat mataku refleks melotot. "Apa kamu gila? Berarti selama 2 tahun aku gak boleh nyentuh kamu sama sekali? Gak boleh nyentuh istriku?" Mataku melotot refleks setelah mendengar ucapan gadis mungil dihadapanku. Ego dalam diriku bergejolak. Baru kali ini ada perempuan yang berani menolak pesonaku. Sebuah senyuman terukir di wajahku. Ada perasaan berdebar karena merasa tertantang oleh gadis kecil ini. Kita lihat saja nanti, siapa yang akan menang.
Todos los derechos reservados
#271
menulis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Crazy Marriage
  • MUSHKIL PYAAR [Completed]
  • Prenuptial Agreement
  • Tak Akan Kemana
  • My Sweet Husband
  • Don't call it love!
  • ALA
  •  Six Kizi
  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • KEPINCUT BRONDONG

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido