Story cover for ANN by cornelius19_
ANN
  • WpView
    Reads 1,304
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1,304
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 29, 2020
Deru nafasmu adalah bait-bait angin yang tak pernah kurindukan. Dia bergidik kala itu, andai aku bisa menyeka harunya dengan ikhlas yang tulus. Entah dalam ikhlas apa, semoga cepat usai lalu yang membuatnya hinggap pada binar mata ini. Aku tetap mengadu pada kisah yang melingkar dalam seputar  benak otak. Jika ingin terbit kala itu, mungkin aku sedang terperangah diam, melihat indahnya terik. Andai kau tahu juga dengan raut kelamku malam itu, mungkin kau cepat untuk berbalik arah dan kembali. Mungkin sesaat untuk mendekap. Untuk apa mendekap? Bukankah ia bukan sepasang kemeja putih yang kemarin baru saja melekat di tubuhku. Bukan, dia bukan sekedar sosok itu. Jika senja tak seindah Alea, lalu seindah apa? Akankah seindah langit sedu yang sering menampung pilunya dengan awan. Kemudian seketika turut jatuh meneteskan air mata.
All Rights Reserved
Sign up to add ANN to your library and receive updates
or
#996ipa
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
OUR [Selesai] cover
About You Radit! (Selesai + Revisi) cover
Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT] cover
Lelah Dilatih Rasa [END] cover
Serpihan Kaca [COMPLETED] cover
Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA] cover
Mencintaimu Dari Ujung Senja cover
Senja dan Jingga  cover
Jingga dan Senja 2 [PROSES REVISI TANDA BACA] cover
Diary [COMPLETED] cover

OUR [Selesai]

30 parts Complete

"Pameran seni, sedih banget" ucap Kenzo, kali ini dengan pandangan meremehkan. Anaya mengeram marah, mengumpat dalam hati atas mimik wajah Kenzo yang di tampilkannya sekarang, Kenzo selalu seperti itu dan Anaya tidak suka. Anaya hanya diam, tidak berniat menjawab perkataan Kenzo, karna dia tau jika di jawab, Kenzo tidak akan bherenti. "Gue menduga sih, pasti cowok lo itu orang kolot yang ngajakin ke pameran seni, sedih banget gue dengernya" ucap Kenzo memancing emosi Anaya. "Iri itu tanda tak mampu lohh" ucap Anaya, tanpa menoleh ke arah Kenzo. "Gue nggak iri, cuman kasian aja sebasi itu cuman di ajak ke pameran seni, ngenes banget nggak sih nay" ujar Kenzo sambil menaikkan sebelah alisnya YANG PENASARAN LANGSUNG CEK YAHH:) OKE INI CERITA KEDUA AUTHOR SELAMAT MEMBACA JIKA ADA NAMA YANG SAMA HARAP MAKLUM SESUNGGUHNYA AUTHOR SERING SALAH :) UPDATE KETIKA MOOD NULIS SANGAT BAIK :)